Kapolda Sumsel : Polisi Jangan Ragu Basmi Narkoba

 878 total views,  6 views today

lintas--Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri SIK SH MH. Foto ; Bagus Kurniawan KS

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri SIK SH MH. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

MUARAENIM – Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri SIK SH MH memerintahkan kepada Kapolres dan jajaran di Sumsel untuk tidak ragu-ragu melakukan penegakan hukum di bidang narkoba, terutama untuk pengedar dan bandar narkoba. Demikian pesan Kapolda Sumsel di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muaraenim, Rabu (26/11).

“Saya tidak gembira jika yang ditangkap hanya pemakai. Tetapi saya lebih senang jika yang ditangkap adalah pengedar dan bandar narkobanya,” tutur Iza Fadri, disela-sela kunkernya.

Ucap Iza, permasalahan yang dihadapi Polri cukup banyak mulai dari permasalahan sosial di masyarakat hingga ke dalam tubuh jajaran Polri sendiri.

“Kedepan, kita tindak ingin mencenderai apa yang diingini oleh masyarakat dalam hal penegakan hukum. Mulai dari pelayanan publik, seperti untuk penerbitan SIM, STNK dan BPKB. Pedomani aturannya, berapa jam dalam pembuatannya, mekanismenya dan tarifnya,” ucapnya.

Jadi, kata dia, jangan sampai ada pungutan liar dan sebagainya. Di Polda, pihaknya sudah buat kotak pengaduan masyarakat, nanti akan dipantau terus oleh anggotanya. Dalam pelayanan publik, latih anggotanya dalam melayani keadministrasian, rubah pola pikir dan etika. Kalau di kesatuan Sabhara selalu tegang, untuk dirubah dengan senyum, sapa dan mengayomi.

“Tak ada ampun, bagi pengguna, pengedar terutama bandarnya. Tegakkan hukum langsung. Ingat ini Kapolres,” ucap Kapolda Sumsel ini.

Penegakan hukum oleh penyelidik, lanjut Kapolda, itu sifatnya kolektif atau secara bersama-sama. Kapolres harus kendalikan penyidikan, Kapolres jangan hanya menerima bisikan penyidik, tetapi aspek yuridisnya belum lengkap. Proses dan mekanisme benar-benar terpenuhi dalam penegakan hukumnya, jangan sampai ada pengaduan dari masyarakat yang ditindak secara hukum tetapi tidak menurut aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Saya akan awasi dari Palembang. Saya akan tahu, apakah masuk angin dari tersangka ataupun dari pelapor. Jadi jangan main-main. Jika ada yang main-main, silahkan Kapolres pindahkan anggotanya. Kapolres harus terbuka, jika Kapolres tidak mampu, nanti saya yang mengurusnya,” tutup Iza.

 

TEKS      : SISWANTO
EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster