1 Desember 2014, Uji Coba Percetakan E-KTP di Sumsel

 259 total views,  2 views today

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap menghimbau agar setiap kabupaten kota melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melayani perekaman e-KTP. Hal itu karena tiap kabupaten kota di Sumsel sudah diberikan 62.880 buah blangko sudah dikirimkan Kemendagri untuk 15 kabupaten kota di Sumsel.

“Memang sebelumnya ada masalah dengan kolom agama, tapi sudah diinformasikan, jadi agama tetep didata dan dimasukkan ke server. Namun, bisa tidak diisi di KTP jika agama yang dianut tidak termasuk dalam ketentuan perundang-undangan,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumsel, Edward Chandra saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (26/11).

Ia menuturkan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan kabupaten kota agar secepatnya memproses lelang tinta. Hal itu setidaknya dilakukan maksimal hingga akhir November karena 1 Desember direncanakan akan dilakukan uji coba pencetakan e-KTP di tiap kabupaten kota di Sumsel.

Diakuinya, setiap kabupaten kota sudah diberikan alokasi dana untuk pengurusan lelang tinta oleh pemerintah pusat. Tinta yang akan digunakan guna mencetak e-KTP itu akan dilelang selama kisaran paling lambat 31 hari pasca-ditetapkannya himbauan pencetakan tersebut.

Di mana pendanaannya masuk ke APBN Perubahan 2014 yang sudah diberikan per akhir Oktober lalu, dan total dana yang ada dikhususkan untuk pengurusan administrasi pendudukan baik dari penyediaan blangko, kepengurusan akte kelahiran, kematian, dan lain sebagainya.

“Kita mendapat dana alokasi dari Pemerintah Pusat. Dana ini berbeda-beda tiap kabupaten kota,” jelasnya.

Ia menuturkan untuk Provinsi Sumsel dialokasikan dana sebesar Rp1.260.181.000. Terendah ada di daerah pemekaran yakni di PALI dan Muratara sebesar Rp239.629.000 per daerahnya.

“Untuk daerah dengan alokasi tertinggi ada di OKI yakni Rp2.458.295.000. Prosesnya cukup panjang, karena melewai KPKN untuk mencairkan dananya. Kami terima laporan dari dana yang dialokasikan akan ada yang tidak bisa diserap,” ungkapnya.

Diketahui per 30 Agustus 2014 lalu, dari sebanyak 4.433.354 orang yang sudah melakukan perekaman e-KTP, ada sebanyak 4.101.057 yang sudah mendapat cetakan e-KTP. Ada sebanyak 332.297 orang yang sudah lakukan perekaman di kabupaten kota di Sumsel tapi belum mendapatkan cetakan e-KTP.

“Sekarang ini memang masih dalam proses untuk pencetakan e-KTP di daerah. Namun kami (Pemprov Sumsel) meminta kepada semua Disdukcapil untuk terus melayani masyarakat yang ingin melakukan perekaman,” kata dia.

Pihaknya juga akan melakukan monitoring jemput bola guna memonitor kabupaten kota untuk semua proses menuju ppencetakan e-KTP itu. Karena sebelumnya alat, blangko dan alokasi dana untuk penyediaan tinta.
“Untuk mesin pencetakkan yang didata rusak, secepatnya akan diperbaiki. Sehingga bisa untuk dipergunakan secepatnya, terkhusus 1 Desember 2014 mendatang guna uji coba,” pungkasnya.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ
EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster