Dituduh Berlaku Curang, Ketua KPU OI : Tuduhan Caleg tidak Mendasar

 258 total views,  2 views today

– KPU OI tidak Bersalah

INDERALAYA – Tuduhan M. Iskandar, Calon Anggota Legislativ (Caleg), Daerah Pemilihan (Dapil), II dari Partai Demokrat terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ogan Ilir (OI), yang berlaku curang dalam Pileg lalu terjawab sudah.

KPU OI tidak terbukti bersalah berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Pusat, No kep DKPP 223, prihal kep DKPP tentang perkara pengaduan kode etik.

“Ya, DKKP sudah mengeluarkan keputusan jika KPU OI tidak bersalah atas tuduhan Caleg, M. Iskandar,” ungkap Ketua KPU OI, Anahrir didampingi anggota Amrah Muslimin SE, Selasa (25/11), kemarin.

Anahrir menambahkan, DKPP menilai, apa yang dilakukan oleh KPU OI dalam proses Pileg sudah sesuai dengan prosedur dan tidak satupun melanggar kode etik yang sudah ditetapkan oleh KPU Pusat.

“Intinya, dalam putusan tersebut DKPP menolak semua tuduhan pemohon terhadap termohon (KPU OI –red). Caleg M. Iskandar menuduh KPU tidak profesional karena adanya kesalahan perhitungan ditiga kecamatan, tapi pengaduannya lemah karena tidak ada saksi kuat. Semua sudah terjawab, kita (KPU), tidak terbukti,” ujarnya.

Lanjut Anahrir, KPU OI akan melakukan rehabilitasi nama terkait tuduhan tersebut. “Kita akan lakukan rehabilitasi nama baik KPU OI, tapi bentuknya gimana masih menunggu KPU Pusat,” paparnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pihak Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pembacaan putusan untuk 14 perkara, Senin (24/11). Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DKPP Prof. Jimly Asshiddiqie didampingi anggota Prof. Anna Erliyana, Valina Singka, Saut Hamonangan Sirait, Ida Budhiati dan Nelson Simanjuntak berlangsung pukul 14.00  ini, digelar melalui video conference.

Dimana dalam amar keputusannya pihak DKPP merehabilitasi nama, baik 29 penyelenggara Pemilu karena dinyatakan tidak terbukti melanggar kode etik, untuk di Sumsel sendiri seorang anggota KPU OI  atas nama Annahir. Senin (24/11).

 

Teks : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster