Bandit Jalanan Nyaris Tewas Dihajar

 400 total views,  2 views today

PALEMBANG – Terjungkal dari sepeda motor saat menjambret, Depri (19) dan Dimas (26) nyaris tewas dihakimi di Jalan Bali, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang dengan korban Ratna Dwita (26), warga Jalan Orde Baru, Kelurahan Sekip, Kecamatan Kemuning Palembang, Selasa (25/11) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibat amukan massa, Depri mengalami luka pada bagian kepala, kaki, pinggang dan muka. Sementara Dimas mengalami luka parah pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah bahkan keduanya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kedua pelaku berhasil di bekuk oleh warga sekitar lokasi kejadian usai keduanya melakukan aksi penjambretan dengan korban Ratna.

Dalam aksinya korban mengunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna Hitam dengan nomor polisi B 6202 GBE.

Saat itu, Deri yang bertugas sebagai joki langsung mendekati korban yang sedang berjalan menenteng tas warna coklat yang saat ini dijadikan barang bukti aksi kejahatan yang dilakukan ke dua pelaku. Setelah situasi menguntungkan barulah Dimas menarik tas tersebut.

Setelah berhasil menguasai tas milik korbanya, Deri langsung memacu sepeda motor yang dikendarainya, naasnya saat sepeda motor melaju dengan kencang, kedua pelaku terjungkal setelah sepeda motor yang dikendarainya melintas dijalan yang berlubang.

Saat keduanya terjungkal, warga sekitar lokasi yang mengetahui keduanya merupakan pelaku jambret langsung menghakimi kedua pelaku mengunakan kayu, batu, dan juga langsung memukulinya dengan tangan kosong.

Beruntung kedua berhasil diselamatkan dari amukan masa oleh anggota Polsek Kemuning yang sedang melakukan patroli rutin, dan langsung diamankan di Mapolsek Kemuning guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu Depri mengaku jika baru pertama kali mellakukan aksi jambretnya, hal tersebut dilakukanya karena dirinya butuh uang, namun Deri tidak mengatakan uang tersebut akan di pakai untuk kebutuhan apa.

“Baru pertama kali aku jambret, itu saja aku lakukan karena butuh uang, namun itu saja sudah ketangkap,” ujar Depri.

Sementara itu Dimas mengaku jika dirinya tidak berencana untuk melakukan aksi jambret namun saat melihat korban timbul untuk jambret. “Saya khilap jambret,” kata Dimas singkat sambil menahan pedih lantaran luka dibagian kepala masih mengucurkan darah.

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Fajar Nur Akbar melalui Kanit Reskrim Ipda Yahya Roni membenarkan jika pihaknya telah melakukan pengamanan terhadap dua pelaku Jambret.

“Dua pelaku dan barang bukti telah kita amankan di Mapolsek Kemuning, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian disertai pemberatan,” ungkap Yahya.

 

Teks   : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster