11 Miliar Dana PSKS Ogan Ilir Dikucurkan

 287 total views,  2 views today

Pencairan dana PKSS Kecamatan Tanjung Batu. | Foto : Joen KS

Pencairan dana PKSS Kecamatan Tanjung Batu. | Foto : Joen KS

INDRALAYA – Kementrian Sosial (Kemensos), mengucurkan anggaran berupa Dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) sekitar Rp 11 Miliar.

Anggaran tersebut untuk pencairan bulan November dan Desember ini digulirkan untuk 27.512 penerima.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten OI, Eriyadi, didampingi Kabid Bantuan Jaminan Sosial, Muhammad, Selasa (25/11), mengatakan, pencairan tersebut langsung di kantor pos yang telah ditunjuk.

“Untuk jadwal pencairan mulai 23 November- 12 Desember mendatang. Pencairannya telah ditunjuk dengan membawa kartu KPS dan copy KK,” paparnya.

Ia menambahkan, setiap penerima pada pencairan tahap pertama menerima Rp400ribu untuk dua bulan yaitu November-Desember 2014. “Berarti setiap bulannya setiap penerima berhak mendapat Rp 200ribu,” ujarnya.

Saat disinggung program PSKS, Basid menambahkan, program bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, agar dana yang ada bisa bermanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Data yang dipakai dari BPS tahun 2011, kami hanya bertugas untuk memonitor program PSKS”, ujar Basid.

Sementara itu, di Kecamatan tanjung Batu terpantau, ratusan penerima mulai mendatangi Kantor Pos tanjung Batu pada, Selasa (25/11), kemarin.

Di Kecamatan Tanjung Batu, sebanyak 1214 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang berasal dari 19 desa dan 2 Kelurahan menerima dana tersebut.

Penyaluran bantuan kali ini dihadiri langsung oleh Camat Tanjung Batu M Kapidin Hanafi S.Sos Msi, didampingi Kasi Kesra Lukman Bani dan Tim Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Ida Susilah termasuk kepala kantor Pos Abu Bakar.

Camat Tanjung Batu M Kapidin Hanafi mengatakan, PSKS ini adalah program Kementerian Sosial yang diperuntuhkan untuk masyarakat lewat pemberian bantuan tunai kepada para RTS.

“Kepada warga penerima bantuan ini supaya dapat mempergunakannya dengan sebaik mungkin dan memang dipergunakan untuk memenuhi segala keperluan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Dirinya menghimbau, jangan sampai ada pemotongan dalam bentuk apa pun yang diberikan kepada siapa pun. “Kami bersama TKSK dan kepada desa akan terus melakukan pengawasan terhadap penguliran bantuan ini agar tak terjadi hal-hal yang ditidak diinginkan,” ucapnya.

Terpisah, Lukman Umar selaku Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) PNPM Mandiri Perdesaan menyambut baik atas digulirkannya progam tersebut.

Menurutnya, sudah saatnya pemerintah dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat melalui pemberian bantuan yang bemanfaat bagi semua.

 

Teks     : Junaedi Abdillah/Noviandi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster