Polda Sumsel Dalami Kasus Bom Rakitan

 876 total views,  2 views today

Ilustrasi Bom Rakitan | Ist

Ilustrasi Bom Rakitan | Ist

PALEMBANG – Kasus meledaknya bom rakitan, yang meledak di kediaman Evi yang beralamat di Jalan Sultan Mahmud Badarudin II, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (9/10) lalu, hingga saat ini masih terus didalami penyidik subdit I Ditreskrimum Polda Sumsel.

Saat ini penyidik sedang menindaklanjuti hasil pemeriksaan laboratorium Mapolda Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova didampinggi Kasibdit I Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Sutriyo, mengatakan, saat ini pihaknya masih menindak lanjuti hasil pemeriksaan yang dilakukan tim laboratorium.

“Banyak hasil yang dikeluarkan dari pemeriksaan materil bom, diantaranya bahan pembuatnya yaitu bola lampu, saat ini penyidik masih menindak lanjuti hasil pemeriksaan yang dikeluarkan oleh tim Laboratorium Polda Sumsel,” kata Djarod, kemarin.

Dilanjutkan Djarod, selain menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut, penyidik juga masih menyelidiki beberapa nomor handphone yang diduga memiliki keterlibatan dalam kasus tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik dari 23 saksi, penyidik mengetahui beberapa nomor handphone yang diduga memiliki keterrlibatan dalam kasus tersebut, namun dari beberapa nomor yang di kumpulkan sudah empat nomor yang tidak terbukti,” kata Djarod.

Disinggung mengenai tersangka dalam kasus tersebut, Djarod mengatakan sejauh ini belum ada tersangka dan dugaan tersangka, semuanya masih berstatuskan sebagai saksi.

“Belum ada saksi yang ditetapkan sebagai tersangka, sejauh ini penyidik masih berusaha untuk menyelesaikan penyelidikan terhadap hasil laboratorium,” kata Djarod.

Dibeberkan Djarod, penyelidikan akan dilakukan dengan mencari dimana toko yang membuat lampu tersebut, meskipun banyak toko yang memjual lampu namun penyidik akan berupaya semaksimal mugkin untuk mengetahui asal barang bukti tersebut.

“Kita akan cari asal usul semua barang bukti yang digunakan pelaku untuk membuat bom tersebut, hingga penyidik berhasil mengetahui dan menagkap tersangka,” pungkas Djarod.

Seperti diberitakan sebelumya, Evi menjadi korban ledakan benda mencurigakan menyerupai lampu emergency. Benda itu meledak di tangan Evi setelah Evi menekan tombol yang ada di benda tersebut. Sebelum meledak ditangan Evi, benda tersebut dibawa oleh Sesi dari teras rumahnya lantaran diduga sebuah kado.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster