Musim Hujan, Permintaan Mesin Cuci Naik 10 Persen

 334 total views,  2 views today

 

Toko Elektronik | Dok KS

Toko Elektronik | Dok KS

PALEMBANG – Memasuki musim hujan, penjualan elektroni khususnya mesin cuci di Electronic Solution (ES) mengalami peningkatan. Selama bulan November penjualan mencapai 8 persen hingga 10 persen dibandingkan dengan bulan Oktober yang mencapai 5 persen.

 

Branch Manager Palembang Indah Mall, Yanto Tantra mengatakan, selama musim hujan penjualan mesin cuci mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Alasannya mungkin di karena konsumen kesulitan untuk mengeringkan pakaian saat musim penghujan seperti saat ini.

 

“Penjualan mesin cuci, terus meningkat penjualannya. Di akhir bulan November terjual sekitar 50 unit dan ini meningkat di banding bulan sebelumnya. Untuk Januari kedepan prediksi tingkat penjualan masih akan mengalami peningkatan,” kata Yanto, Senin (24/11).

 

Untuk merek mesin cuci yang ditawarkan oleh ES, yakni Sharp, LG, Samsung, dan Panasonic, menurutnya mesin cuci yang paling banyak dibeli pelanggan adalah Samsung. Mengikuti setelahnya adalah LG, Panasonic, dan Sharp.

 

“Para pelanggan kami karakternya hampir sama. Kebanyakan, kalau misalnya sudah pernah pakai satu produk elektronik dengan merek tertentu, maka kalau mau ganti akan tetap pakai merek yang itu,” tambahnya.

 

Untuk harga mesin cuci dengan kapisitas 3 kilogram di bandrol mulai dari Rp 2 juta, sedangkan untuk kapasitas 7 kilogram dibandrol mulai dari Rp 7 hingga Rp 8 juta sesuai dengan item.

 

Namun menurut Yanto, untuk penjualan terbesar di ES masih di dominasi oleh TV, penjualan TV sendiri mampu menyumbang hingga mencapai 50 persen, dengan semua merek yang ada di ES.

 

“Kebanyakan masyarakat yang mencari dengan merek Samsung, dan LG, dikarenakan secara kualitas untuk dua merek ini meiliki kualitas yang lebih dari TV biasanya. Seperti LG yang memiliki kaca tebal, serta memiliki layar cengkung,” jelasnya.

 

Salah seorang pembeli, Edi, mengatakan alasan dirinya membeli mesin cuci, selain ingin memudahkan pekerjaan juga karena musim penghujan tak tentu.

 

“Kalau untuk musim penghujan begini susah mau jemur pakaian, makanya itu saya beli mesin cuci,” ungkapnya

 

TEKS   : AMINUDDIN

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL   

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster