Lawan Polisi dengan Sajam, Dua Jambret Babak Belur

 364 total views,  4 views today

LUBUKLINGGAU – Satua Reskrim Polres Lubuklinggau membekuk dua pelaku jambret, Minggu (23/11) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Jawa Kiri Kecamatan Lubuklinggau Timur II tepatnya pertigaan sinpang Jalan Kerakatau.

Kedua penjambret tersebut yakni Nopa Riza (20) warga Kelurahan Kelurahan pasar Padang Ulak Tanding (PUT), Curup dan Haidir hidayat (22) warga Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Timur I, babak belur dihajar massa setelah melawan anggota polisi dengan mengacungkan senjata tajam jenis pisau dan kabur kerumah warga.

Kronolisnya, korban, Siti Fatima dijambret oleh kedua pelaku saat pulang dari kondangan menggunakan jasa tukang ojek, setibanya di TKP tas yang dipeluk dibagian depan korban dijambret oleh kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion dengan Nopol BG 9487 HP warna merah putih.

Sontak korban berteriak meminta tolong, kebetulan ada anggota polisi yang sedang patroli. Naas saat ingin kabur kedua korban menabrak sepeda motor yang ada didepanya,sehingga mereka terjatuh. Alhasil korban kembali mendapatkan tasnya tersebut,sambil menendang pelaku.

Kedua pelaku sempat mencoba melarikan diri dan melawan aparat dengan senjata tajam jenis pisau terpaksa anggota tersebut memberikan tembakan peringatan,dan massa mulai menyerbu pelaku. Tak ayal pelaku menjadi bulan bulanan massa yang geram dengan aksi jambret tersebut. Tapi satu pelaku ,Nova Riza sempat melarikan diri kerumah warga, namun dapat dikejar dan ditemukan.

Kemudian kedua pelaku digelandang ke Mapolres Lubuklinggau dengan kondisi babak belur untuk mempertanggungjawabkan kejahatanya.

Kapolres Lubuklinggau, AKPB Dover C L Gaol melalui KBO Reskrim,Ipda Badri Hasan kepada wartawan mengatakan penangkapan tersangka saat pelaku usai melakukan penjambretan terhadap Siti Fatima.

“Dua tersangka sudah diamankan berserta barang bukti satu unit sepeda motor, sepucuk sajam jenis pisau,dan tas korban, dan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata dia

Sementara itu, tersangka Haidir Hidayat dihadapan penyidik mengaku sudah menjambret sebanyak empat kali, dan hari ini sudah dua kali menjalankan aksi.

“Pertamo kami nyambret di Megang duo kali, sudah itu di Sukajadi sekali pagi tadi, siang ini di Jawa Kiri,”akunya.

TEKS:SRI PRADES
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster