Jilid Baru Trek Tanjung Enim – TAA

 398 total views,  2 views today

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mempercepat rencana pembangunan jalur Kereta Api Khusus Tanjung Enim-Tanjung Api-Api (TAA). Hal itu diungkapkan Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Ruslan Bahri kepada sejumlah wartawan, Ahad (23/11).

Rencana pembangunan itu dilakukan usai dipilihnya PT Multi Guna Ganda Semesta sebagai pemrakarsa proyek tersebut. Menurut Ruslan, saat ini pihaknya terus menyusun rencana agar proyek bisa secepatnya berjalan. Baik dalam hal perencanaan, tender, dan pelaksanaan pembangunannya.

“Untuk desain bangunan sudah ada, jadi nanti usai tender, kontraktor diminta tidak mengubah desain macro dan trase (jalur) yang sudah ditentukan secara keseluruhan oleh Pemprov Sumsel,” ujarnya.

Pihaknya telah menentukan trase yang melalui dari Tanjung Enim dan berakhir ke TAA. Yakni melalui beberapa kabupaten kota diantaranya Muara Enim, Lahat, PALI, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, dan Banyuasin.

Akan ada dua jembatan bentang panjang yang dilalui jalur tersebut yakni membelah Sungai Musi sepanjang 317 meter dan Sungai Lemarang sepanjang 350 meter.

“Luas tanah yang dibutuhkan dalam pembangunan jalur Kereta Api itu seluas 2.250 hektar. Untuk jalurnya akan dibangun sepanjang 295 km dari Tanjung Enim-TAA,” beber dia.

Seperti diketahui, jalur kereta api dari Tanjung Enim akan melewati Lawang Wetan dan Tanah Abang dengan sepanjang 142 km. Kemudian di jalur lain yang mejadi proyek cabangan berawal dari Rawas Ilir menuju ke Tanah Abang sepanjang 80 km.

“Jadi ada dua cabang yang menempatkan Tanah Abang sebaai titik persimpangan. Dari Tanah Abang melewati Keluang dan TAA langsung, jaraknya 153 km,” kata dia.

Ungkap Ruslan, berdasarkan perencanaan akan ada tiga tahap pembangunan jalur kereta api. Tahap pertama yakni pembangunan sepanjang 190 km dengan titik pertama dari Lawang Wetan (15 mtpa), lalu Keluang (8 mtpa), dan Tanjung Api-Api (total haulage 23 mtpa).

“Dari Lawang Wetan ke Keluang sepanjang 49 km, lalu dari Keluang ke TAA mencapai 141 km,” ujarnya.

Dilanjutkan dengan tahap kedua yakni dari Tanjung Enim (15 mtpa) ke Lawang Wetam (15 mtpa), Keluang (8mtpa), dan TAA (total haulage 38 mtpa).

Pada tahap kedua ini dibangun sepanjang 295 km. yakni dari Tanjung Enim ke Lawang Wetan sepanjang 105 km, Lawang Wetan ke Keluang 49 km, dan Keluang ke TAA sepanjang 141 km.

Sementara itu pada tahap ketiga merupakan tahap akhir sekaligus tahap pembangunan yang sedikit sulit. Hal itu karena ada dua cabang yang dibangun pada tahapan ini. Yakni cabang pertama dari Rawas Ilir I (12 mtpa) menuju Rawas Ilir II (7 mtpa) dengan jaraknya 33 km, dilanjutkan dengan Rawas Ilir II je Tanah Abang sepanjang 47 km.

Disisi lain, ada juga titik awal dari Tanjung Enim (15 mtpa) ke Lawang Wetan (15 mtpa) kemudian ke Tanah Abang yang menjadi titik temu dari cabang sebelumnya.

“Baru lanjut ke Keluang dan TAA. Total panjang proyek pada tahap ketigayakni 80 km dari cabang Rawas Ilir I ke Tanah Abang ditambah dengan 295 km dari Tanjung Enim ke TAA,” ungkapnya.

Di mana akhir pembangunan tersebut? Ia menuturkan akhir dari pembangunan jalur Kereta Api Khusus pengangkut batubara itu akan berujung ke Pelabuhan Carat TAA. Hal itu karena tujuan pembangunan jalur tersebut demi mendukung fungsional Kawasan Ekonomi Khusus yang dicetuskan Pemprov Sumsel.

“Secepatnya rencana ini akan segera direalisasikan. Namun pastinya bertahap karena memang membutuhkan modal yang besar. Sementara saat ini masih persiapan tender,” tutur dia.

Pihaknya mengalokasikan untuk pembangunan proyek tersebut membutuhkan dana sekitar Rp32 triliun. Proyek itu akan dibangun dengan dana murni dari perusahaan pemrakarsa karena sifatnya BOOT selama 40 tahun, sementara Pemprov Sumsel hanya berperan menyediakan lahan dan melakukan pembebasan lahan.

“Semua dana bersumber dari perusahaan pemrakarsa. Kita hanya membantu pembebasan lahannya saja. Dan ini direncanakan memulai pembebasan lahan pada 2015 mendatang,” pungkasnya.

 

TEKS    : IMAM MAHFUZ

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster