Rekontruksi Kasus Pembunuhan, Anak Almarhum Vs Tersangka Adu Mulut

 199 total views,  2 views today

LUBUKLINGGAU (KS) – Rekontruksi atau reka ulang kasus terbunuhnya Wani, warga Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I, yang terjadi dikawasan Kelurahan Lubukkupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau, beberapa bulan yang lalu, digelar penyidik Reskrim Polres Lubuklinggau, kemarin(21/11).

Saat rekontruksi sempat terjadi ketagangan Pasalnya, rekontruksi yang dipimpin KBO Reskrim, Ipda Badri Hasan dan penyidik, Brigpol Eko Lesmana digelar di halaman gedung serbaguna Mapolres Lubuklinggau, usai sholat Jumat tersebut, antara dua belah pihak, dilakoni langsung tersangka, Pajar Sidik dan anak almarhum Wani yakni Rini dan Yeni, saling mempertahankan argumentasinya masiing-masing.

Namun, berkad kesigapan dan diberikan pengertian oleh petugas, kendati masih terjadi adu mulut, rekontruksi 9 adegan itu, dapat terlaksana dengan baik. Pantauan Palembang Ekspres, tewasnya almarhum Wani bahkan juga melukai anak alrmahum yakni Rini itu, bermula terjadi keributan antara korban almarhum Wani yang disaksikan saksi Rini, Yeni dan Nutsila ( istri tersangka/red ), hal ini seperti tergambar pada adegan pertama( ke-1).

Pada adegan ke-2, ketika korban Wani, saksi Rini, berjalan pulang menuju kerumah saksi Rini, saat berada didepan halaman rumah saksi Rini, tiba-tiba datang tersangka, sambil berlari, kemudian langsung menendang korban ( adegan ke-3). Selanjutnya pada adegan ke-4, setelah mendapat tendangan, korban Wani terterungkup dan berusaha untuk bangkit.

Menurut versi tersangka, saat korban Wani ingin bangkit dia ( tersangka/red )  melihat korban mau mengambil pisau, namun pengakuan tersangka ini langsung dibantah kedua anak korban yakni saksi Rini dan Yeni. Rekontruksi dilanjutkan pada adegan ke-5, tersangka Pajar Sidik dengan menggunakan pisau menusuk korban, mengenai dada sebelah kiri.

Tidak puas, lagi-lagi tersangka menggunakan pisaunya kembali mengayungkan pisaunya, namun tusukan tersebut mengenai anak korban yakni Rini pada bagian dada kanan sampai keperut ( adegan ke-6 ). Melihat kondisi korban itu, tersangka langsung melarikan diri ( adegan ke-7), Selanjutnya ( adegan ke-8 dan 9 ), anak korban yakni Rini kendati dalam kondisi terluka dengan dibantu saksi Atnen mengangkat tubuh ayahnya keatas sepeda motor dan kemudian dengan dikemudikan saksi Junaidi membawah korban. Wani yang sudah sekarat dan korban Rini menuju rumah sakit Siti Aisyah Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dover Christian Lumban Gaol, melalui Kasat Reskrim, AKP Karimun Jaya,  mengatakan, rekontruksi kasus pembunuhan terhadap korban alm Wani dipimpin KBO Reskrim, Ipda Badri Hasan tersebut, sengaja di gelar di Mapolres Lubuklinggau guna menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi. Mengingat anak korban Rini dan pelaku adalah tetangga.

“Tempat kejadiannya di Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan rekontruksi akhirnya di alihkan ke Mapolres Lubuklinggau,” kata Karimun Jaya.

Adapun  tujuan dilakukan Rekontruksi itu,  sambung mantan Kapolsek Jayaloka Polres Musirawas itu,   Guna melengkapi berkas penyidikan kasus pembunuhan Wani, pada Oktober lalu.

 

Teks   : Sri Prades

Editor    : sarono p sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster