Warga Palembang Terima Dana KPS

 178 total views,  2 views today

PALEMBANG – Setelah Pemerinta Republik Indonesia telah mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar, maka bagi warga Palembang yang memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS) sudah bisa di cairkan bantuannya di Kantor Pos.

Kepala Kantor Pos Merdeka Palembang, Rodi yang di Wakil Kepala Kantor Pos Palembang, Ferdian Syahputra mengatakan, warga yang sudah terdaftar namanya di KPS dan memiliki kartu tersebut sudah bisa mencairkan bantuan dananya di kantor pos hari ini.

“Untuk palembang sendiri jumlah warga yang terdafatar di KPS sebanyak 71.738 Kepala Keluarga (KK). Pengambilan dana KPS juga dapat melalui Kantor Pos yang tersebar dibeberapa ewilayah di Kota Palembang seperti Kantor Merdeka, Kantor Pos Sungai Buah, Kantor Pos Talang Ratu, dan Kantor Pos Sekojo,” kata Ferdian, Kamis (20/11).

Ferdinan melanjutkan, untuk dana yang akan diberikan kepada pemegang KPS ini sebesar Rp 400 ribu tiap dua bulan, dengan menggunakan sistem simpanan, sehingga masyarakat pemegang KPS bisa mengambil seperlunya, tidak harus tiap 2 bulan mengambil Rp 400 ribu.

“Ini bentuknya simpanan meskipun ini bentuknya KPS belum KKS tapi ini sudah dalam bentuk simpanan.

“Untuk pembagian dana KPS ini tidak dapat diwakilkan, jadi bagi masyarakat yang ingin mencairkan dana ini langsung kepala keluarganya. Namun bagi warga yang kartunya hilang maupun kepala keluarganya sudah meninggal, kita masih menunggu keputusan dan aturan dari pusat tentang proses pengambilannya nanti, karena masih ada penjadualan ulang berikutnya,” kata Ferdian.

Pencairan dana sosial tersebut dijadualkan tanggal 18 – 20 November 2014 dan pada 2 Desember 2014. Seluruh dana sudah diserahkan kepada PT Pos oleh pemerintah.

“Tapi kalau pembagiannya belum selesai sampai waktu yang ditentukan, maka akan diperpanjang lagi,” katanya.

Sementara itu Agus, salah satu warga yang turut mengantri untuk mengambil dana KPS mengatakan, uang yang didapat dari dana KPS ini rencananya untuk digunakan membeli keperluan pokok keluarganya. Seperti beras dan lauk-pauk.

“Ya uangnya untuk belanja isteri. Kalau dibilang cukup atau tidak. Pastinya nggak cukup karena barang-barang sudah naik semua,” tutupnya.

 

TEKS     : AMINUDDIN
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster