Aksesoris Etnik Buruan ABG

 1,229 total views,  2 views today

PALEMBANG – Aksesoris dari Bali yang sebagian bahan nya terbuat dari batu-batuan, benang rajut warna-warni dan juga di kombinasikan dengan kayu, menjadikan aksesoris ini terlihat etnik, dan banyak di buru anak- anak ABG.

Siapa yang tidak suka dengan aksesoris,yang tua dan yang muda pun suka dengan yang namanya aksesoris, terlebih lagi para ABG masa kini,untuk melengkapi penampilan, para ABG ini rela menyisihkan uang saku sekolah mereka untuk membeli kalung, cicin, gelang dan aksesoris lainnya, di tahun yang saat ini serba etnik dan vintage, menjadikan anak-anak muda selalu berdandan layaknya kembali kezaman delapan puluhan yang berkombinasikan moderen.

“Dan, sekarang yang paling laris itu kalung Dream Catcher, kalung yang di kombinasikan dengan bulu warna-warni dengan benang warna-warni juga, kalu kata anak ABG sekarang biar mirip dengan flim Twilight gitu, selain itu ada unggulan satu lagi yaitu kalung yang model Monte, kombinasi antara rajutan, batu dan manik-manik,” ujar Pipit kepala toko Fifi Accessories and Sandal, di PTC lantai dasar Blok GF.A1- 39, Kamis (20/11).

Untuk harga dan kalung yang sedang di gandrungi ABG ini di bandrol Rp 35 ribu untuk yang besar dan Rp 25 ribu untuk yang kecil, selain kalung Dream Catcher ini ada juga kalung bernuansah etnik lainnya yang di bandrol mulai dari harga Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu, dan gelang dari harga lima ribu hingga RP 75 ribu.

Kata Pipit, untuk omset tidak menentu, tergantung dari ramai atau tidaknya pembeli,” kalu ramai bisa sampai Rp 1 juta sehari, tapi kalau sepi pastinya di bawah itu,” katanya.

Selain aksesoris toko ini juga di lengkapi dengan Tas dan sendal, walaupun toko ini hanya khusus aksesoris,” tas dan sendal itu Cuma untuk melengkapi saja, kalu aslinya kita hanya jual aksesoris, sebab selama tiga tahun ini kan hanya lewat bazar kita jualan, kalau toko ini baru jalan dua bulan,” Pipit menjelaskan.

Kata Pipit, jika barang-barang yang masuk setiap bulannya selalu barang-barang yang bernuansa baru, dan tidak pernah sama seperti bulan-bulan sebelumnya, ini untuk menghindari pengunjung yang mudah bosan karna melihat barang-barang yang lama.

“ Ya, karena barang nya Handmade, jadi untuk produksinya terbatas, makanya setiap bulan pasti ada saja yang berbeda, pastinya ini kita siasati agar pengunjung tidak bosan dengan barang-barang lama yang kita jual, karena kebanyakan pelanggan, setiap ketoko pasti selalu yang ditanya barang yang baru,” ucap Pipit.

 

TEKS     : YUNI DANIATI

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster