Nasdem Sumsel : BBM Naik, Itu Pasti Ada Dasar

 292 total views,  2 views today

PALEMBANG – Terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), NasDem Sumsel menilai tentunya terdapat alasan dan dasar yang lebih penting. Menurut kader NasDem Sumsel yang duduk di anggota DPRD Sumsel saat ini Edi Rianto kenaikan BBM ini meski sangat tidak berpihak kepada rakyat namun kedepan pengalihan subsidi akan tetap dilakukan pemerintah dalam bentuk program kesehatan ataupun pendidikan seperti Kartu Sehat Indonesia (KIS).

Kenaikan BBM ini yang tentunya berdampak terhadap ongkos angkutan juga harus segera diperjelas supaya tidak terjadi kesalahpahaman antara pemilik angkutan dan pengguna angkutan itu sendiri.

“Tak mungkin Jokowi menaikan tanpa dasar. Soal rezeki manusia sudah ada yang atur. Surya Paloh sendiri mengatakan BBM memang harus naik. Namun memang sampai sejauh ini belum ada DPRD yang memanggil mitra kerja terkait dampak kenaikan BBM pada bahan kebutuhan lainnya, karena belum terbentuk badan di DPRD Sumsel ini sendiri,” kata Edi.

Pihaknya selaku wakil rakyat dilanjutkan dia, meminta pihak pemerintah masing masing daerah di Sumsel agar memantau dan mengandalikan harga dilapangan. Dengan pula harus turun langsung kelapangan. Jika perlu turun tidak secara resmi, pura-pura menjadi orang biasa agar benar benar terpantau.”

Jika tidak terkendali rakyat makin susah. Dana KIS dan lain sebagainya yang akan dikeluarkan pemerintah pusat saya rasa lumayan, namun memang tidak tercover buat semua kebutuhan masyarakat,” terangnya.

“Sebaiknya kedepan buatlah rakyat menjadi pintar dulu, dalam memberikan berbagai bantuan harus diajarkan cara cara apa yang akan diberikan tersebut. Seperti kalau memberi bantuan ternak sapi, masyarakat harus diajarkan terlebih dahulu bagaimana beternak sapi yang baik dan benar itu,” tambah Edi.

Ketika ditanya mengenai tarif angkutan yang belum resmi naik hingga saat ini, dirinya menghimbau agar dalam hal tersebut pihak Pemrov Sumsel harus segera menetapkan, supaya tidak terjadi masalah dimasyarakat. Dengan pula harus segera memanggil segera instansi terkait.

“Jika ada yang tidak hadir zaman sudah canggih bisa melalui phone saja. Masyarakat juga harus mendapatkan kepastian dan harus direalisasikan. Sehingga masyarakat pemilik angkutan dan pengguna jasa jelas,” pungkasnya.

TEKS:ARDHY FITRIANSYAH
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster