Kapan Fly Over Simpang Jakabaring Selesai ?

 594 total views,  2 views today

Pembangunan Flyover Simpang jakabaring, Palembang. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

Pembangunan Flyover Simpang jakabaring, Palembang. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

  • ‪Eksekusi Sisa Lahan yang Belum Usai

PALEMBANG – Pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel menargetkan akan menaikkan pancang atau Balok Girder pada pembangunan Fly Over Simpang Jakabaring pada akhir November 2014. Maka dari itu, pengendara dari arah Plaju bisa langsung menuju Jembatan Ampera dengan kata lain tak mesti lagi memutar ke arah Jakabaring.

Kepala Dinas PU BM Sumsel, Rizal Abdullah yang mengatakan, pembukaan jalan tersebut sudah sesuai dengan rencana pembangunan yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya sebagai kontraktor. Kemacetan di Jakabaring pun dipatok berkurang signifikan.

“Dari Plaju ke Ampera bisa langsung. Kendaraan dari Ampera yang hendar berputar di bawah flyover juga bisa di Desember nanti. Jadi kemacetan sudah bisa berkurang, apalagi saat Asian University Games  (AUG) dan Festival Film Indonesia (FFI),” kata Rizal di ruang kerjanya, Rabu (19/11).

Ia menjelaskan, flyover Jakabaring diselesaikan secara bertahap. Bila jembatan di sisi Pangkal masuk tahap menaikkan Balok Girder, namun di sisi Jakabaring mulai ke pembebasan lahan.  Dari luas total lahan yang harus dibebaskan mencapai 3.750 meter persegi atau 111 persil, tinggal 450 meter persegi atau dua persil lagi yang belum pembayaran.

“Dua persil lahan belum pembebasan. 300 meter di sisi kiri dekat masjid dan 150 meter persegi di sisi kanan dekat halte transmusi.  Lahan sisi kiri atas nama Syaiful masih tumpang tindih dengan Adi Suroyo sehingga belum pembayaran. Sedangkan sisi kanan atas nama AK Jailani minta harga Rp10 juta per meter, padahal Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) menetapkan harga Rp 2,1 juta per meter,” jelasnya.

Mengatasi hal itu, Dinas PU BM tetap akan mengeksekusi lahan pekan ini.

“Sesuai Undang Undang nomor 2  tahun 2012, kami akan menitipkan uang pembebasan lahan di pengadilan bila ada penolakkan. Bagi pemilik lahan yang sudah setuju diminta membongkar sendiri hingga akhir pekan ini,” terangnya.

Masih kata Rizal, pemerintah menargetkan flyover sudah bisa dilalui saat lebaran Idul Fitri tahun depan. Meski dalam kontrak PT Wijaya Karya bisa merampungkan pembangunan di akhir bulan November 2015.

“Total dana pembebasan lahan sejak 2012 mencapai Rp 28 miliar, sedangkan uang pembangunan mencapai sekitar Rp174 miliar. Rinciannya, Rp 82 miliar dari anggaran non Multiyears dan Rp92 miliar dari dana Multiyears yang disahkan sekitar September lalu,” tukasnya.

 

TEKS      : IMAM MAHFUZ

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster