Fraksi Demokrat Tidak Dapat Unsur Pimpinan AKD DPRD OI

 203 total views,  4 views today

INDERALAYA – Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Ogan Ilir (OI), akhirnya resmi terbentuk dan disahkan, dalam rapat Sidang Paripurna DPRD OI, Rabu (19/11), di Gedung DPRD OI, Tanjung Senai.

Dari seluruh AKD, yang meliputi Ketua Badan Legislasi (Banleg), Ketua Badan Kehormatan (BK), Badan Anggaran (Banggar) dan Badan Musyawarah (Banmus), dan empat komisi, Fraksi Partai Demokrat tidak satupun mengisi posisi di unsur pimpinan.

Informasi yang diperoleh, untuk Ketua Badan Legislasi (Banleg), diisi oleh Iwan Noviatra (F Golkar) dan wakilnya Afrizal, (F Partai NasDem). Untuk Banggar dan Banmus diketuai oleh unsur pimpinan dewan.

Sedangkan untuk Ketua BK diduduki oleh Arhandi Tabroni SE, dari Fraksi PAN dan wakilnya H. Sofyan Ali (PPP) . Sedangkan proses pemilihan Komisi I dilakukan secara aklamasi di mana Ketua Komisi I yakni Rizal

Mustofa (NasDem), Wakil Ketua Komisi Firman (Gerindra), dan Sekretaris Komisi Amir Hamzah (PDIP).

Sementara itu, proses pemilihan ketua Komisi II tidak semulus dengan proses pemilihan Ketua Komisi I, di mana terdapat perdebatan sengit dan dua calon yakni Kanoviyandri (F Demokrat), dan Irdansyah (F PDIP). Akhirnya, proses pemilihan Komisi II dilakukan dengan cara votting di mana Irdansyah (F PDIP), mampu mengalahkan Kanovriandri (F Demokrat). Sementara Wakil Komisi II yakni Tedy Durham (Nasdem dan Sekretaris Komisi, Azmi A. Hadi (F PAN).

Sedangkan di Komisi III, Ir H. Endang PU Ishak, SH, M.Si, melenggang mulus menduduki posisi sebagai Ketua Komisi II I secara aklamasi. Untuk Wakil Komisi III diisi oleh Yusron Rifai (PPP) dan Sekretaris Komisi Suharmawinata (F NasDem).

Pemilihan ketua secara aklamasi juga terjadi di Komisi IV, di mana Forsaid Abdullah (F PPP), menduduki Ketua Komisi IV. Sementara Wakil Ketua Komisi IV yakni Mustopa Azohar (F PDIP), dan Sekretaris Komisi

yaitu M.Iqbal (F Golkar).

Ketua DPRD OI, Ahmad Yani mengatakan, proses pembentukan AKD DPRD OI sudah terlaksana dengan baik dan sudah disahkan. Menurutnya, seluruh unsur pimpinan dipilih berdasarkan proporsional dan

profesional. “Ya, alhamdulillah, seluruh AKD sudah terbentuk dan disahkan. Untuk AKD, kecuali F Demokrat yang tidak ada di unsure pimpinan. Semua yang duduk di unsur pimpinan adalah orang-orang

profesional,” ungkapnya, kemarin.

Ia menambahkan, dengan pembentukan dan pengesahan AKD, seluruh anggota sudah langsung bekerja dan berkoordinasi dengan mitra-mitra kerja.

“AKD disahkan, kita (dewan), langsung kerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bisa melakukan rapat langsung dengan mitra kerja masing-masing. Kita berharap, seluruh anggota dan pimpinan AKD bekerja

dengan maksimal demi kemajuan Ogan Ilir,” tuturnya.

Disinggung kerja jangka pendek, Ahmad Yani menjabarkan, untuk saat ini dirinya akan melakukan evaluasi seluruh sektor capaian program pemerintah. “Kitakan fungsinya pengawasan, untuk itu akan kita lakukan ecvaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I, Ahmad Syafei menambahkan, proses pembentukan AKD sudah berjalan dengan baik dan siap bekerja. “Ya, AKD sudah terbentuk dan F Demokrat tidak ada di unsur pimpinan,” tuturnya.

Ahmad Syafei menambahkan, proses pemilihan ketua komisi berjalan dengan baik. “Untuk pemilihan ketua komisi, Komisi I, III dan IV melalui aklamasi, kalau Komisi II setau saya melalui votiing, tapi

coba konfrimasi lagi dengan Komisi II. Harapan kita seluruh dewan bekerja dengan baik,” ujarnya singkat.

Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Drs Ansori, menambahkan pembentukan dan pengesahan AKD tersebut dilakukan setelah keluarnya klarifikasi dan verifikasi dari Gubenur Sumsel, prihal Tata Tertip (Tatip) dan kode etik.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster