Cabut Kembali Harga BBM…!

 192 total views,  2 views today

Demo Mahasiswa di Kantor DPRD Sumsel | Ist

Demo Mahasiswa di Kantor DPRD Sumsel | Dok KS

 

  • Demo Mahasiswa Nyaris Ricuh

PALEMBANG – Aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di halaman Gedung DPRD Sumsel nyaris bentrok. Para mahasiswa yang berasal dari berbagai elemen ini memaksa masuk guna bertemu dengan anggota DPRD Sumsel dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan meminta tanda tangan persetujuan terhadap tuntutan yang mereka ajukan terkait penolakan kenaikan tersebut.

Bahkan, dari kubu Koalisi Merah Putih (KMP) pun yang menemui pendemo juga tidak mau menandatangani tuntutan tersebut. Di tempat yang sama mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pula nyaris ricuh dengan satuan Pol PP karena hendak menurunkan bendera yang terpasang dihalaman gedung DPRD Sumsel tersebut.

Pendemo kenaikan BBM ini boleh terjadi asal subsidi ke masyarakat melalui bentuk lain berjalan. Pendemo meminta salah satu anggota DPRD Sumsel dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) keluar menemui mereka disertai dengan menandatangani tuntutan mereka.

“Maju satu langkah. Mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat, cabut kembali kebijakan menaikkan harga BBM,” teriak pendemo sembari adu dorong dengan aparat kepolisian dan Sat Pol PP yang berjaga.

“Polisi…! agar kami tidak melakukan pengancaman dan memberikan bentuk kekerasan fisik. Kami tegaskan tetap menolak kenaikan BBM, serta meminta Jokowi untuk turun tahta. Kami Kecewa karena DPRD tidak menandatangani. Aksi berikutnya kami akan mengerahkan Aliansi se-Kota Palembang dalam waktu dekat. Kami meminta tandatangan per fraksi,” tandas Chirul nizar Koordinator Aksi para mahasiswa.

Di tempat yang sama juga kisruh terjadi antara HMI dengan Sat PP yang melihat para pendemo HMI hendak menurunkan bendera yang tengah terpasang.

“Kebijakan pemerintah tidak berpihak pada masyarakat,” ucap Adhi Prawoto selaku Korlap.

Pantauan dilapangan satu orang mahasiswa terkena pukulan oknum polisi, bahkan seusai aksi terlihat satu oknum Polisi kembali mendatangi salah satu mahasiswa menantang berkelahi karena emosi atas tindakan mahasiswa ketika sempat adu dorong sebelumnya.

Soal aksi tersebut, enam orang anggota DPRD Sumsel yang dari berbagai fraksi namun semuanya berasal dari Partai Koalisi Merah Putih (KMP) menemui para pendemo. Dimana para anggota Dewan tersebut akan menampung semua aspirasi para pengunjuk rasa dan berjanji akan menyampaikan secara langsung ke pusat.

“Apa yang diaspirasikan akan disampaikan kepusat. Kami pula merasakan dampak kenaikan tersebut,” ucap Hardi Sopuan dari fraksi PBB.

“Sudah tepat hadir ke wakil rakyat sini (DPRD Sumsel). Mahasiswa harus idealis. Saya pribadi mendukung aksi mahasiswa ini. Yakinlah kami wakil rakyat akan mementingkan rakyat. Telah memberikan alternatif terhadap Jokowi.

Akan disampaikan ke DPR RI,” tambah Syaiful Padli dari Fraksi Partai Kesejahteraan (PKS).

Sambutan baik juga keluar dari mulut Mirzan Iqbal dari Demokrat. Dimana baik pribadi maupun secara Partai sepakat kenaikan BBM tersebut menyusahkan masyarakat.

“Kami (Demokrat Sumsel) akan membuat surat secara tertulis soal penolakan kenaikan tersebut,” ujar dia dihadapan ratusan mahasiswa yang berdemo.

 

TEKS    : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster