Anak Punk Juga Bisa Demo

 1,044 total views,  8 views today

Anak-anak Punk pun ikut demo BBM. | Foto : Ardy F

Anak-anak Punk pun ikut demo BBM. | Foto : Ardy F

PALEMBANG – Penolakan terhadap Pencabutan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan hanya dilakukan oleh kalangan Mahasiswa, akan tetapi di sumatera selatan penolakan terhadap pencabutan subsidi tersebut juga dilakukan oleh anak anak Punk. Dengan membawa spanduk dan tulisan karton alakadarnya sekitar 20 anak punk menyampaikan aspirasinya tersebut dipintu gerbang masuk kantor DPRD Sumsel, Jalan Kapten A Rivai, Palembang, Rabu (19/11).

“Ekonomi rakyat masih jauh dibawah garis kesejahteraan, kebanyakan rakyat Indonesia bermata pencaharian sebagai buruh, petani, dan pekerja harian lepas yang hanya berpendapatan 30 ribu sampai 50 ribu per harinya, pencabutan subsidi BBM yang dilakukan pemerintah dinilai tidak mempertimbangkan nasib dari para rakyat tersebut” ujar Koordinator aksi, Deru Afindo, dalam orasinya.

“Bagaimana tidak, dengan kenaikan tersebut, secara otomatis harga harga barang kebutuhan pokok secara otomatis akan ikut naik. Tak terasa memang bagi mereka kalangan bonafit atau kaya, nah kami kalangan susah ini, bagaimana nasibnya,” tambah dia.

Ia berkata, seharusnya pemerintah harus lebih detil melihat konsidi ekonomi rakyat yang notebenenya masih miskin, untuk itu kami gerakan dunk menolak keras rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM.

“Kami menuntut pemerintah agar tidak menarik subsidi BBM untuk rakyat, lakukan monaratorium pengelolahan Migas Indonesia oleh asing, tangkap mafia-mafia migas, dan meminta DPRD Sumsel juga menolak keras kenaikan harga BBM,” katanya.

 

TEKS    : ARDHY FITRIANSYAH
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster