Adakan Rapat Lanjutan, Tarif Angkot Tertunda

 378 total views,  2 views today

PALEMBANG – Usai keputusan Presiden RI pasca menaikkan BBM, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Sumsel mengajak pihak terkait untuk rapat koordinasi dan pembahasan tarif Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). Hanya saja, untuk keputusan persentase dan besaran kenaikan tarif angkut, masih akan dibahas Kamis (hari ini-20/11) karena rapat tersebut ditunda.

“Saya juga mendengar ada informasi bahwa Kementerian Perhubungan meminta agar kenaikan tarif angkut tidak lebih dari 10 persen. Pastinya akan ada penyesuaian tarif angkut usai kenaikan BBM, namun ada beberapa penilaian berdasarkan komponen yang menentukan. Untuk 10 persen sepertinya tidak memungkinkan,” terang Kadishubkominfo Sumsel, Musni Wijaya usai rapat di kantornya, Rabu (19/11).

Cetus Musni, rapatnya tertunda karena Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumsel tidak bisa hadir dengan alasan ada Muskernas di Semarang. Meski demikian, Musni menegaskan pihaknya telah menghitung dengan cepat pengaruh kenaikan BBM terhadap tarif AKDP.

“Besaran tarif baru belum ditentukan. Secara dadakan, kami kumpulkan semua yang terkait disini. Namun belum bisa diputuskan, karena memang Ketua Organda Sumsel belum hadir,” ujarnya.

Pihaknya masih menunggu usulan dari Organda Sumsel terkait dengan tarif baru. “Kami berharap ada usulan Organda. Tapi ternyata ketua Organda masih rapat dengan pimpinan Organda pusat. Jadi kami belum bisa tentukan berapa besaran nya,” tutur Musni.

Ia menuturkan jika harus mengikuti intruksi Kementerian Perhubungan, maka dipastikan tidak akan diterima oleh Organda Sumsel, bahkan Organda se-Indonesia. Hal itu karena pihak pengusaha atau Organda masih memikirkan dan menghitung komponen yang ada usai kenaikan BBM di Sumsel.

Seperti biaya operasional, suku cadang, biaya penyusutan, bunga bank, awak bus, biaya pemeliharaan, biaya keur bus, biaya asuransi, biaya pegawai kantor dan pengelolaan.

“Rapat kami tunda besok (hari ini), dan nanti langsung di ajukan ke Gubernur Sumsel untuk ditanda tangani SK-nya. Kemudian dipastikan Jumat sudah berlaku,” ungkapnya.

Soal kenaikan tarif angkut yang dilakukan sepihak oleh pengusaha dan pemilik angkut, Musni menjelaskan hal itu tidak diperbolehkan.

“Kami tidak ingin ini berlarut-larut dan membebankan masyarakat. Karenanya, besok pasti akan ada keputusannya dan semua pengusaha harus mengikutinya,” jelas dia.

Ada beberapa tarif angkut yang sudah mengalami kenaikan tarif sepihak, seperti Palembang-Sungai Lilin dari Rp 30.000 menjadi Rp 40.000, juga ada Palembang-Bayung Lincir dari Rp 60.000 menjadi Rp 75.000.

“Memang belum diputuskan namun diprediksi akan ada kenaikan sekitar 30 persen. Tapi jika lebih dari itu tidak mungkin dan dibawah 10 persen juga tidak mungkin juga. Kami juga sudah koordinasikan dan meminta kepada dishub kabupaten kota untuk bisa langsung rapat kesesuaian tarif dalam kota,” beber dia.

Sekertaris Eksekutif Organda DPD Sumsel Ismail Hamid mengatakan, pihaknya mengharapkan kenaikan BBM bersubsidi sebesar 30 persen dari sebelumnya.

“Jika kurang dari itu, maka kemungkinan tidak bisa kami terima. Karena dari komponen yang ada sudah dihitung maka tidak memungkinkan,” jelasnya.

Mengenai rencana mogok massal, masih belum ada informasi karena di Semarang sedang dibahas hal tersebut.

“Masih digodok di Jakarta. Nanti Ketua Organda Sumsel akan membawa hasil rapat di sana,” cetus dia.

Namun jika diberlakukan kebijakan Kementerian Perhubungan, kata Ismail, dianggap tidak masuk akal karena tidak sesuai perhitungan.

“Kami sudah membicarakan dengan pengusaha, kami akan meminta tetap naik 30 persen,” tukas Ismail.

Ia menghimbau kepada pengusaha agar menyebarkan kepada sopir untuk tidak naikkan terlebih dahulu. Namun menunggu keputusan dari hasil rapat bersama Dishub, Dirlantas dan Organda nantinya.

“Jadi diharapkan bersabar. Seperti info yang kami dapat tarif Palembang-Inderalaya dari Rp 6.000 menjadi Rp 8.000. Ini tidak boleh, kami akan menegur nantinya,” tutupnya.

TEKS:IMAM MAHFUZ
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster