Organda Belum Putuskan Tarif, Ongkos Angkot di Palembang Sudah Naik

 999 total views,  2 views today

Ilustrasi Angkot

Ilustrasi Angkot | Dok KS

PALEMBANG – Setelah semalam putusan kenaikan BBM, Selasa (18/11) pukul 00.00 WIB oleh Presiden Joko Widodo, di hari Selasa, tarif angkutan kota (angkot) sudah ikut naik walaupun belum ada keputusan dari ganda,

Angkutan umum seperti angkot, kini sudah naik menjadi Rp 4 ribu dari sebelumnya seharga Rp 3 ribu. Dan, untuk penumpang anak sekolah Rp 3 ribu. Namun begitu, tak banyak penumpang yang masih merasa berat untuk menerima kenaikan tarif itu.

Yanto, supir angkot jurusan Musi II berkata, saat ini masih banyak penumpang yang tidak terima dengan naiknya tarif menjadi Rp 4 ribu.

“Sebab, kan memang belum banyak yang tau tentang tarif baru. Jadi, masih bnyak yang bayar tarif lama dan ketika diberi tahu penumpangnya banyak yang marah. Umumnya sih ibu-ibu,” terang Yanto.

Ia berujar, walaupun belum adanya putusan kenaikan tarif baru dari Organda, ia hanya mengiring angkutan-angkutan umun yang lain karna memang angkutan khususnya angkot sudah naik merata Rp 4 ribu.

“Kita ikut saja, karena memang teman-teman yang lain sudah pada naik, pastinya juga setoran bakal naik, jadi kita tidak rugi,” ujarnya.

Sementara Sabar, supir angkot jurusan Perumnas menyebutkan, awalnya pemilik angkot-angkot akan mogok beroperasi namun tidak jadi, dikarenakan para awak supir mendengar rencana yang mungkin akan Organda naikkan menjadi Rp 4 ribu.

“Tadinya akan mogok beroperasi. Karena Organda belum ada putusan. Cuma baru denger-denger saja bahwa rencana Organda menetapkan ongkos Rp 4 ribu, jadi kami sepakat tidak jadi mogok, tapi sampai sekarang putusan itu belum resmi,” Sabar menjelaskan.

Ia juga sudah menaikan tarif walaupun belum mendengar putusan langsung dari Organda, kenaikan yang ia berikan juga tidak tertentu.

“Saya naikkan ongkos jadi Rp 4 ribu, tapi ada juga kebanyakan penumpang bayar Rp 5 ribu,” katanya.

Kini, Sabar mengeluh kerepotan dikarenakan harus memberitahu penumpang satu persatu, untuk kenaikan tarif nya yang baru, tapi dia juga sangat bersyukur jika ada penumpang yang sudah tahu dan maklum dengan tarif baru.

“Seharusnya pemerintah menetapkan kenaikan BBM ini sekaligus berbarengan dengan naiknya tarif angkutan, biar penumpang tidak lagi bingung dan saya pun tidak kerepotan memberi tahu mereka,” tuturnya.

 

TEKS    : YUNI DANIATI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster