Mahasiswa Palembang Demo Turunkan Jokowi-JK Dari Jabatan

 380 total views,  2 views today

Demo Element Mahasiswa Palembang Tuntut Turunkan Harga BBM, | Dok KS

Demo Element Mahasiswa Palembang Tuntut Turunkan Harga BBM, | Dok KS

PALEMBANG – Usai resmi dinaikkan harga bahan bakar minyak oleh pemerintah berbagai kalangan organisasi Mahasiswa menggelar unjuk rasa penolakan kenaikan harga tersebut. Sedikitnya empat organisasi mahasiswa KAMMI, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi) IAIN Palembang, dan PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia). Para pendemo ini berunjuk rasa di tiga dua titik berbeda yakni kampus IAIN Palembang dan Bundaran Air Mancur (BAM).

Pasca naiknya harga BBM ini menuai protes masyarakat. Pun seakan bergemuruh di Indonesia, tak terkecuali di Sumatera Selatan (Sumsel). Ratusan massa mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) se-Sumsel melakukan aksi demo penolakan kenaikan harga BBM. Secara lantang, mereka menyuarakan agar Jokowi-JK segera turun tahta dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia karena dinilai tak berpihak terhadap masyarakat.

“Kita secara lantang menolak kenaikan BBM. Dan meminta Jokowi turun dari jabatannya,” ungkapkan Irwansyah, salah satu Koordinator Lapangan massa yang terdiri organisasi mahasiswa.

‪Aksi demo yang terbagi didua titik tersebut berlangsung secara hampir bersamaan, ada salah satu massa yang berunjuk rasa dengan diam ditempat yakni kampus IAIN Palembang dengan pula membakar ban bekas sebagai bentuk penolakan dan kekesalan, ada pula sejumlah massa yang melakukan longmars dimulai dari Simpang Empat RS.RK Charitas dengan menuju Bundaran Air Mancur (BAM) dan diakhiri ke Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang.

“Apapun alasannya menaikan harga bahan bakar minyak tidak berpihak kepada masyarakat, turunkan kembali harga BBM, karena pasti juga akan berdampak keharga bahan kebutuhan yang lain,” beber dia.

‪Demo massa ini juga sempat membuat jalan protokol sepanjang jalur Jendral Sudirman macet dan menjadi tontotan para pengendara kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Di sela sela kemacetan ini, Rudi supir angkot jurusan Ampera-KM 5 Palembang bahkan mengatakan terkejut akan kenaikan harga bahan bakar tersebut.

“Saya tidak tahu kalau sudah naik tadi malam. Kalau naik dengan otomatis kami supir juga akan menaikkan tarif anggutan, yang tadinya 3000 per orang kami akan pinta 4000 kedepannya,” ucapnya.

 

TEKS     : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster