Kapolda Sumsel : Waspada Isu Sara !

 339 total views,  2 views today

Kapolda Sumsel saat menerima sekapur sirih disaksikan Bupati OI, | Foto : Dok KS

Kapolda Sumsel saat menerima sekapur sirih disaksikan Bupati OI, | Foto : Dok KS

INDERALAYA – Sebagai kabupaten penyangga Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) sangat berpotensi masyarakatnya beraneka ragam atau heterogen, mulai dari perbedaan suku, ras, agama dan sebagainya.

Dengan adanya perbedaan tersebut, sangat rentan terjadi isu sara yang dapat memecah belah persatuan. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof DR Iza Fadri SIK SH MH, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OI, Selasa (18/11) kemarin.

“Masyarakat jangan mudah terprovokasi, karena konflik isu sara memakan waktu cukup lama. Marilah kita pelihara sifat kebersamaan di tengah perbedaan,” jelas kapolda.

Kapolda juga menyinggung masalah tradisi Orgen Tunggal (OT) di masyarakat yang rentan terdapat peredaran narkoba.

“Oleh sebab itu kepada Kapolres agar dapat membatasi izin keramaian bagi OT. Maksudnya waktu berlangsungnya OT di malam hari dibatasi. Misalnya sampai pukul 23.00 WIb atau tengah malam saja,” katanya.

Kapolda menambahkan, ada kebiasaan buruk bagi warga Sumsel dan Ogan Ilir khususnya yang gemar membawa senjata tajam (sajam).

“Saya harapkan kepada Kapolres untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa itu dilarang dan melanggar hukum dan seterusnya dilakukan razia secara rutin,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir H Mawardi Yahya mengatakan, sejak beberapa tahun pihaknya sudah terjalin kerjasama yang harmonis dalam setiap menyelesaikan masalah.

“Alhamdulillah, jalinan haromis sudah dilakukan jika ada permasalahan. Bahkan, hampir 10 tahun ini sangat jarang terjadinya aksi unjukrasa yang ditujukan ke Pemkab OI. Ogan Ilir selalu dalam kondusif,” kata Mawardi.

Sementara itu, kedatangan Kapolda Sumsel di Serba Guna, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT), Tanjung Senai ini disambut oleh Bupati OI H Mawardi Yahya didampingi Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat, Ketua DPRD OI H Ahmad Yani, unsur muspida dan lainnya.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster