Jelang Pilkada 2015, KPU dan Panwas Luruskan Persepsi

 201 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Agar pelaksanaan Pilkada di beberapa Kabupaten Kota di Sumsel ditahun 2015 mendatang serta guna menggindari multi tafsir terhadap pelaksanaan Undang-undang, dinilai perlunya dibangun persepsi yang sama tentang aturan antara Panwas dan KPU.

“Hal itu dilakukan setelah terungkapnya partisipasi pemilih di Sumsel untuk Pileg yang melebihi target nasional mencapai 78 persen. Namun di Pilpres 72 persen,” kata Ahmad Naafi.

Peraturan yang terlambat dan perlunya dibangun persepsi yang sama tentang aturan antara Panwas dan KPU sehingga tidak ada multi tafsir terhadap pelaksanaan Undang-undang.

Kegiatan ini sendiri mengevaluasi masing-masing divisi tata kelola, teknis, logistik, sosialisasi, hukum yang telah dilaksanakan KPU kabupaten/kota se-Sumsel. Selain itu, lanjut Naafi, para rapat ini juga dibahas pula tentang pelaksanaan verifikasi peserta pemilu.

“Perhitungan dan pemungutan suara. Rekap dan penetapan. Pendaftaran pemutahiran data pemilih. Sengketa pemilu dan manajemen kesekretariatan,” tutur mantan wartawan ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Sumatera Selatan (Sumsel) segera melakukan rekrutmen Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk lima Kabupaten yang akan menggelar Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) pada 2015 mendatang.

“Bawaslu Sumsel menetapkan Tim Seleksi Anggota Panwaslu dari unsur akademisi, profesional dan tokoh masyarakat yang telah memiliki pengalaman di bidang pemilu. Diharapkan anggota terpilih benar-benar sosok yang tepat,” kata Pimpinan Bawaslu Sumsel bidang pengawasan, Kurniawan saat dikonfirmasi.

Penerimaan pendaftaran dibuka pada 25 November hingga 3 Desember 2014. Sementara perpanjangan pendaftaran dilanjutkan pada 4-8 Desember 2014. Panitia akan melakukan tes tertulis, wawancara, kemudian uji kelayakan dan kepatutan calon terpilih serta adanya tanggapan masyarakat terhadap calon anggota.

” Dari tahapan yang dilalui maka kita dapat menilai siapa saja yang layak menjadi anggota Panwaslu. Anggota Panwaslu Ditentukan Melalui Proses Seleksi Ketat. Rekrutmen yang akan dilakukan Bawaslu Sumsel terhadap Panwaslu lima Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada melalui proses seleksi. Dari proses tersebut kita harapkan Panwaslu terpilih benar-benar layak,” beber Kurniawan.

Proses seleksi yang diperuntukan terhadap Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, dan Musi Rawas (Mura), segera dilakukan akhir bulan ini.

“Panitia akan melakukan tes tertulis, wawancara, kemudian uji kelayakan dan kepatutan calon terpilih serta adanya tanggapan masyarakat terhadap calon anggota. Dari tahapan yang dilalui maka kita dapat menilai siapa saja yang layak menjadi anggota Panwaslu,” ujar dia.

 

TEKS       : ARDHY FITRIANSYAH
EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster