Harga Elpiji 3 Kg Naik

 244 total views,  2 views today

PALEMBANG – Setelah sebelumnya menunda kenaikan HET jenis tabung elpiji ukuran 3 kilogram, kali ini Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPD Sumsel memastikan menaikkan elpiji 3 kilo ini pada Rabu (19/11).

Ketua DPC Hiswanamigas Palembang, Alfis Syahrin memastikan kenaikan HET elpiji 3 kilo di Sumsel yang sudah disetujui Gubernur Sumsel beberapa waktu lalu efektif diberlakukan hari ini, Rabu (19/11).

“Kemarin memang kami minta ditunda karena kondisi kebijakan Harga BBM belum ada kepastian naik atau tidaknya, ini hanya soal efektifnya kapan, kalau disetujui memang sudah lama di SK kan oleh Gubernur sumsel,” terangnya saat dihubungi, kemarin.

Alfis memastikan kenaikan harga LPG 3 kg tidak akan mengganggu distribusi pasokan, ia menjamin ketersedian barang di agen masih stabil.

“Saya tidak ingat berapa angka pastinya, tapi sejauh yang saya dapat laporan stok barang stabil, itu berarti suplay barang dalam kondisi aman.” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, Permana mengatakan, pihak Hiswanamigas sebelumnya memang meminta penundaan kenaikan hingga BBM diumumkan oleh pemerintah. Jadi, setelah BBM sudah positif naik maka elpiji akan menyesuaikan.

“Ini dilakukan mengingat HET Sumsel cenderung lebih kecil dibanding provinsi lain. Namun, yang kita khawatirkan daerah kita akan lost tabung atau warga yang berada di daerah perbatasan wilayah akan cenderung membeli ke provinsi tetangga. Hal itu memungkinkan peredaran tabung gas di sumsel akan berkurang,” bebernya.

Senior Supervisor External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II, Alicia Irzanova menambahkan, pihaknya belum mengetahui info pemberlakuan HET elpiji 3 kg, karena HET tersebut sudah disyahkan oleh Gubernur melalui SK yang sudah dikeluarkan.

“HET itu kan sudah disyahkan Gubernur Sumsel. Karenanya, ini kembali ke kebijakan pemda sendiri. Pertamina hanya sebagai pelaksana tugas pendistribusian saja,” tukasnya.

Alicia menuturkan, per harinya rata-rata konsumsi elpiji 3 kg di Sumsel mencapai 500 matrik ton (MT), sementara stok yang tersedia 3.000 MT. Sementara, pelanggan 3 kg di Sumsel mencapai 1,6 juta.

“Jika masyarakat ingin beli elpiji 3 kg dengan harga yang disebut itu, bisa mendapatkannya di SPBU terdekat. Pertamina pastikan stok elpiji 3 kg aman,” pungkasnya.

 

TEKS    : AMINUDIN
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster