Februari 2015, Underpass Simpang Patal Selesai

 752 total views,  2 views today

Progres pembangunan proyek  Underpass Simpang Patal Palembang ditargetkan selesai pada bulan Februari 2015 mendatang. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

Progres pembangunan proyek Underpass Simpang Patal Palembang ditargetkan selesai pada bulan Februari 2015 mendatang. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

PALEMBANG – Progres pembangunan proyek  Underpass Simpang Patal Palembang ditargetkan selesai pada bulan Februari 2015 mendatang, karena pada bulan tersebut masa kontrak pengerjaan proyek underpass sudah berakhir. Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Satker Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Metro, Bismi Arief Rosyidi saat diwawancarai, Selasa (18/11).

Dikatakan Bismi, kontrak pengerjaan proyek underpass simpang patal akan berakhir pada bulan Februari 2015 mendatang. Pengerjaan underpass simpang patal harus sudah diselesaikan sebelum Februari tahun 2015 atau sebelum masa kontrak proyek berakhir.

“Sebelumnya target penyelesaian proyek underpass  berakhir pada bulan Desember 2014 ini. Tetapi, karena ada permasalahan mengenai ganti rugi lahan yang belum terselesaikan, sehingga menyebabkan terjadi perpanjangan kontrak hingga Februari 2015,” ujarnya.

Dirinya menyatakan bahwa saat ini untuk masalah pembebasan lahan, semuanya sudah rampung 100 persen dan tidak ada lagi kendala. Oleh karena itu, sekarang sudah fokus dengan pengerjaan fisik dari underpass tersebut yang akan diupayakan tetap selesai pada penghujung tahun 2014.

Bismi menambahkan, untuk diketahui, underpass ini mengalamai perubahan desain sesuai dengan permintaan masyarakat sekitar. Otomatis dengan adanya perubahan desain tersebut, nilai kontrak proyek menjadi bertambah. Yang mana semulanya kontrak tersebut sebesar Rp 104 Miliar menjadi RP 114 Miliar dengan tetap tahun anggaran yang sama, yaitu 2013-2014.

“Saat ini pembangunan fisik Underpass Simpang Patal sudah mencapai 70 persen dengan proses pengerjaan yang sedang berlangsung. Sekarang sedang dilakukan penggalian tanah untuk terowongan dan pembangunan diafragma wall (dinding diafragma) underpass,” katanya.

Ketika ditanya jika penyelesaian Underpass lewat dari waktu yang ditentukan sesuai kontrak, Bismi mengatakan, kontraktor yang mengerjakan proyek underpass akan didenda sesuai ketentuan kontrak yang sudah disepakati.

 

 

TEKS     :  IMAM MAHFUZ

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster