Bupati OKI : Kejahatan di OKI Meningkat

 198 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar SE, mengungkapkan bahwa kejahatan pencurian di wilayah Bumi Bende Seguguk mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan mata pencaharian masyarakat yang tidak menentu. Demikian dikatakan Iskandar, saat sambutan acara tatap muka dengan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr Iza Fadri, Sik SH MH, Selasa (18/11) di pendopoan rumah dinas bupati OKI.

Kata Iskandar, jenis kejahatan pencurian antara lain pencurian buah kelapa sawit, pencurian sepeda motor dan pencurian lainnya. Kata Iskandar, keterbatasan ruang gerak masyarakat dalam mendapatkan pengahasilan yang sangat sempit membuat orang nekat untuk mencuri.

“OKI ini tidak ada tambang batubara, seperti di kabupaten lain, cuma ada perkebunan sawit dan pertanian. Nah sementara dari sektor pertanian kemarau panjang membuat warga gagal penen sementara kalau banjir gagal tanam,” ujar Iskandar.

Untuk terhindar dari aksi tindak kejahatan pencurian. Iskandar berharap masyarakat dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan menjaga keamanan. Sekaligus meminta pihak kepolisian bekerjasama dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di desa masing-masing. Upaya lain yang bisa dilakukan dengan mengaktifkan Kantibmas di setiap desa. Sehingga tindak kejahatan pencurian dapat dicegah.

“Memang pada zaman Kapolda lama dulu, pernah dicanangkan satu desa satu polisi. Namun, sepertinya masih belum berjalan optimal,” ungkapnya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr Iza Fadri, Sik SH MH, mengatakan, untuk memgatasi permasalahan itu tentunya diperlukan kerjasama dan kebesinergian antara masyarakat dan polisi. Di tingkat desa. Sehingga apa yang akan kita inginkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban bisa tercapai.

Dalam acara tatap muka tersebut, yang dilaksanakan di pendopoan rumah dinas bupati. Dihadiri seluruh FKPD, camat dan kades se-Kabupaten OKI, aparat kepolisian baik dari Polda Sumsel, maupun Polres dan Polsek yang ada di OKI, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster