SK Turun, Desa Margo Bakti Mesuji Gagal Mekar

 422 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Puluhan warga dan perangkat desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, Senin (17/11) mendatangi kantor BPMD OKI. Mereka meminta agar pihak pemerintah setempat dapat menengai duduk perkara mengenai pemekaran desa Margo Bakti. Yang saat ini SK pemekarannya sudah turun oleh pihak pemerintah kabupaten setempat.

Penolakan pemakaran tersebut oleh warga lantaran, pihak pemerintah desa setempat tidakv diduga tidak pernah melakukan sosialisasi dengan masyarakat terkait pemekaran desa itu.

“Masalahnya kata masyarakat mereka tidak pernah dikasih tahu tentang desa itu mau di mekarkan. Nah tiba-tiba SK nya sudah turun, baik itu Pjs kades sudah terbentuk, serta perangkatnya,” ujar Kepala BPMD OKI, Hj Nusrsula, SSos, kemarin.

Dikatakannya, adapun bila desa jadi dimekarkan. Maka falsilitas pembangunan yang ada banyak di desa pemekaran.

“Kalau dimekarkan, kantor desa dan fasilitas lainnya banyak ada di desa yang dimekarkan. Dan masyarakat mengakui itu.” ucapnya.

Menurut Nursula, dalam hal ini pihaknya sebatas menengahi permasalahan antara dua kelompok. Di mana masyarakat yang menolak pemekaran, dan pihak pemerintah setempat yang inginkan pemekaran.

“Jadi dari pertemuan ini diputuskan untuk sementara pemekaran Desa Margo Bakti dibatalkan,” kata Nursula.

Dengan dibatalkannya pemekaran Margo Bakti, dia berharap pihak pemerintah desa mencabut SK yang telah dikelurkan. Sehingga pembatalnnya diketahui pemerintah kabupaten OKI.

“Kalau tidak diberitahukan ke kabupaten, nantinya pihak kabupaten tetap menduga kalau desa itu telah dimekarkan,”ungkapnya.

Kepala Desa Margo Bakti, Supardi, mengatakan, hasil pertemuan dengan pihak BPMD pihaknya mengambil keputusan kalau agar pemekaran dibatalkan.

“Ya kita batalkan saja,” katanya singkat dengan tidak banyak berkomentar usai rapat di BPMD.

Camat Mesuji, Mukhlis juga irit berbicara, dikonfirmasi hasil pertemuan itu. Mukhlis pura-pura tidak tahu.

“Tantang apa ya, saya tidak tahu tu. Oh kalau itu biasa, ada permasalahan orang saudara kandung aja lima bersaudara juga bisa ribut. Apalagi masalah ini,” tandas camat seraya mengatakan kalau ingin jelas tanyakan langsung dengan kepala BPMD OKI.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   :  RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster