Bangun Jembatan Multifungsi, HBA : Kita Pastikan Semua Wilayah Terjangkau

 261 total views,  2 views today

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA), kemarin meninjau pembangunan Jalan Desa Mekarti Jaya. Dalam tinjauan tersebut, HBA meminta semua jalan desa dipasang portal agar kendaraan bertonase besar tidak bisa melintas. | Foto: Saukani/KS

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (Baju Hitam), | Foto: Saukani/KS

EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang memaksimalkan pembangunan jembatan gantung multi fungsi. Sebab, tidak sedikit wilayah bumi saling keruani sangi kerawati terbelah oleh aliran sungai.

Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) menyebut, jembatan multi fungsi lebih efektif dibanding pembangunan jembatan gantung biasa. Sebab, dengan kekuatan dan ukuran lebih besar mampu dilintasi kendaraan roda empat. Dengan begitu kata HBA, para petani bisa mengangkut hasil panen dari kebunnya lebih mudah.

Diakui HBA, jembatan multi fungsi dibangun perdana di Empat Lawang dan merupakan satu-satunya infrastruktur jembatan di Provinsi Sumatera Selatan. Setelah sukses membangun jembatan multi fungsi di Desa Tanggo Raso Kecamatan Sikap Dalam, kali ini Pemekab Empat Lawang melalui Dinas PU BM membangun jembatan multi fungsi di empat titik lainnya.

“Kita pastikan nanti semua wilayah Empat Lawang bisa dijangkau, dengan infrastruktur cocok dan sesuai geografis. Kalau jalan, sudah rampung 100 persen,” jelas HBA.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga melalui Kabid Program Robinson menjelaskan, pembangunan jembatan multi fungsi sudah hampir selesai satu unit di Desa Puntang. Nah, kedepan masih ada beberapa titik akan digenjot pembangunannya hingga 2015 mendatang.

“Yang sudah hampir selesai di desa Puntang, Desember ini kita resmikan,” bebernya.

Dikatakan Robinson, pembangunan jembatan multi fungsi Puntang ini guna menghubungkan warga desa Puntang dengan desa seberang, nah jalan ini juga nanti akan bertemu dengan multi fungsi Tanggo Raso, dan juga menuju ke Pasma Air Keruh.

Sambungnya, jembatan multi fungsi Puntang ini panjangnya 112 meter dengan lebar 2,5 meter. Jembatan ini dikatakan multi fungsi karena membantu masyarakat dalam mengambil hasil perkebunannya di wilayah kebun.

Lanjut Robinson, dipilihnya jembatan multi fungsi karena wilayah Empat Lawang lebih banyak areal musinya, nah masyarakatpun di beberapa tempat di seberang merupakan areal perkebunan mereka. Nah dengan dibangunnya jembatan multi fungsi ini juga masyarakat dapat langsung menjual hasil kebun di wilayah perkebunannya.

Jembatan multi fungsi imbuhnya, lebih hemat dari segi pembiayaan dan pemeliharaan daripada jembatan gantung biasa.

“Jembatan gantung kayu diganti tiap tahun, kalau multi fungsi tidak,” tukasnya.

 

TEKS     : SAUKANI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster