Sebelas Supporter SFC Pelempar Bom Molotov Bebas

 293 total views,  2 views today

INDERALAYA – Setelah menginap 10 hari di Mapolsek Pemulutan, akhirnya, 11 remaja, pelaku pelempar bom molotov ke arah iring-iringan bus pendukung Persib, menghirup udara bebas.

Ke-11 remaja tersebut tidak dikenai sanski hukuman lantaran masih di bawah umur. Ke 11 remaja tersebut yakni Andi (17), Erwin (16), Boy (16), Jefri (17), Reza (17),Amar (17), Fiqih (14), Dede (17), Kemas (17), Fredy (17) dan Bayu (17), yang semuanya warga Palembang. Baca Juga : Bus “Viking” Dilempar Bom Molotov, 11 Suporter Singa Mania Diamankan.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Pemulutan, M. Ali, Sabtu (15/11) mengakui, sebelas remaja pelempar bom molotov ke iringan bus suporter Persib dibebaskan.

“Mereka masih tergolong anak di bawah umur dan masih berstatus pelajar serta tidak adanya laporan dari pihak korban untuk menjerat hukum atas perbuatannya. Kita serahkan kepada orang tua dan pihak sekolah masing-masing untuk selanjutnya dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya  memberikan peringatan kepada belasan remaja itu, agar tidak mengulangi perbuatannya karena, bisa membahayakan keselamatan orang banyak.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok remaja yang mengku sebagai Suporter Singa Mania (Pendukung SFC), dengan melemparkan bom molotov kepada iring-iringan bus yang mengangkut suporter Persib (Viking), usai menyaksikan final Indonesia Super Leage (ISL), antara Persib melawan Persipura di Stadion Jakabaring Palembang, Jumat (7/11), lalu.

Akibatnya, 11 remaja dan lima bom molotv serta dua senjata tajam kini diamankan di Mapolsek Pemulutan.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

EDITOR    : SARONO P SASMITO

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster