Minim Drainase, Hujan Rendam Pemukiman Warga di Pagaralam

 209 total views,  2 views today

PAGARALAM – Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi mengguyur Bumi Besemah, membuat pemukiman padat penduduk di dua Rukun Tetangga (RT) Tebat Baru Ilir yakni RT 1 dan 4 , Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan mengalami banjir dadakan.

“Banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter tersebut sempat membuat warga sekitar panik,” kata Marzuki warga setempat, kemarin (16/11).

Menurutnya, memang di RT 01 dan 04 itu bisa dikatakan lokasi langganan banjir setiap turun hujan hingga membuat warga setempat resah. Betapa tidak, air yang ada kerap masuk hingga ke dalam rumah akibat ketinggian air hampir mencapai 1 meter,” katanya.

Ia mengatakan, penyebab semua ini tidak lain karena ukuran drainase yang ada di RT tersebut tergolong kecil. Dreinase tersebut tidak bisa menampung volume air yang besar saat turun hujan, sehingga meluap dan membanjiri lingkungan masyarakat setempat.

“Kepada pihak terkait sangat kami harapkan agar dapat melakukan upaya guna menanggulangi kendala banjir dadakan yang kerap terjadi. Sehingga masyarakat tidak menjadi was-was dan bisa melakukan aktivitas dengan nyaman,” hendaknya.

Terkait hal itu, Camat Pagaralam Selatan M Helmi SE melalui Lurah Tebat Giri, Indah Surmida SE mengatakan, lokasi dimaksud memang sering terjadi banjir dadakan di saat turun hujan baru-baru ini.

“Kalau diamati, penyebab terjadinya banjir karena ukuran drainase yang ada kurang memadai. Ditambah banyaknya tumpukan sampah kiriman dari atas mulai dari Terminal Nendagung, Talang Jawa, dan lainnya,” terang Surmida.

Meski begitu lanjut dia, pihaknya sudah melaporkan hal itu ke pihak Kecamatan guna ditindaklanjuti ke pihak terkait dalam hal ini Dinas PU, Dinas Kebersihan dan BPBD setempat.

“Semoga drainase di lokasi tersebut akan segera diperbaiki dan ukurannya diperbesar agar banjir seperti beberapa hari lalu tidak terulang lagi,” jelasnya seraya berharap agar dapat terjalin kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat setempat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah kedalam sungai guna mengantisipasi terjadinya banjir dadakan.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN
EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster