Gubernur Sumsel Himbau Masyarakat Waspadai Musim Hujan

 252 total views,  2 views today

HL--Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan selokan agar tidak terjadi penyumbatan saluran air bila hujan tiba. Foto; Bagus Kurniawan KS

Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan selokan agar tidak terjadi penyumbatan saluran air bila hujan tiba. | Foto; Bagus Kurniawan KS

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin, menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumsel mewaspadai datangnya musim hujan yang akan datang tak lama lagi. Himbauan itu disampaikan Alex kepada wartawan koran ini di Griya Agung, Minggu (16/11).

“Setelah kemarau panjang dan kabut asap yang sempat mengganggu kegiatan masyarakat, kini giliran hujan tiba dan biasanya ada beberapa daerah yang terkena banjir,” kata Alex.

Untuk itu, dia berharap kepada warga untuk tanggap bencana banjir bila sewaktu-waktu tiba. Dalam kesempatan ini, Alex juga mengharapkan warga supaya tetap menjaga kebersihan lingkungan. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan selokan agar tidak terjadi penyumbatan saluran air bila hujan tiba.

“Di samping itu, bisa mengganggu kesehatan dari bakteri yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah. Saya ingin agar masyarakat bisa bersama-sama membersihkan lingkunganya dengan bergotong royong,” pinta Alex.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan longsor di Sumsel, pihaknya bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi semua kemungkinan yang terjadi di musim penghujan.

“Insyaallah kita akan bisa tangani secara cepat, karena memang BPBD kita ini sudah terlatih dalam menghadapi bencana dengan reaksi cepatnya,” lanjutnya.

Dia juga menginstruksikan Bupati dan Walikota se-Sumsel untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam menghadapi bencana dimusim penghujang ini. Dengan demikian, penanganannya lebih baik dan bisa lebih cepat. Adapun daerah yang biasanya terdampak oleh musim hujan, diantaranya Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim dan beberapa daerah lainya.

Sementara itu, Koordinator Tagana Sumsel, Sumarwan mengatakan, untuk menghadapi musibah pasca musim kemarau pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh Tagana yang ada di Sumsel. Yakni, dengan mengaktifkan posko-posko yang ada diseluruh kabupaten/kota, serta terus memberikan laporan secara rutin tentang kondisi daerah pasca hujan di samping juga melaporkan kondisi ketersediaan kebutuhan logistik.

“Biasanya setelah musim kemarau terjadi tanah retak dan apabila hujan tiba, maka daerah itu akan rawan longsor dan banjir. Di samping itu adanya ancaman angin puting beliung juga mengkhawatirkan masyarakat,” kata Sumarwan.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh anggota Tagana di daerah supaya terus memantau kondisi daerah dengan terus melakukan koordinasi baik dengan pemerintah setempat maupun dengan masyarakat.

 

TEKS          : IMAM MAHFUZ
EDITOR       : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster