Terkait Pungutan SPP Terhadap Siswa, Disdik Rotasi Kepsek SMPN 7 Mesuji

 365 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, mengambil tindakan tegas terhadap Kepala SMPN 7 Mesuji, Sumarji, yang melakukan pungli terhadap siswa dengan memberlakukan SPP sebesar Rp21 ribu per bulan yang dibuktikan kartu iuran SPP tersebut. Akibatanya pihak Dinas Pendidikan berjanji akan merotasi kepala sekolah itu.

“Paling kedepan kita akan merotasi kepala sekolah itu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan OKI, H Zulkarnain, saat dihubingi via ponselnya, Jumat (14/11).

Jelas Zulkarnain, pihaknya telah melakukan pemanggilan langsung terhadap kepala sekolah bersangkuta. Kendati ia telah menjelaskan alasan pungutan itu. Namun kata Zulkarnain, tetap saja salah karena memberlakukan SPP perbulan sebesar Rp21 ribu. ( Baca Juga : Ada Pungli di SMPN 7 Mesuji ? )

“Waktu itu saya tidak mengikuti perkembangan berita dari awal. Setelah saya melihat adanya bukti kartu iuran SPP sebenarnya. Tentu salah,” ujarnya.

Menurut Zulkarnain, terjadinya hal ini dikarenakan ketidakpahaman dalam menejemen oleh Kepala Sekolah.

“Masalah lainnya rekrutmen kepala sekolah. Jadi kedepan kita akan merotasi kepala sekolah di sana. Yang digantikan orang yang paham,” ungkapnya.

Kata Zulkarnain, tidak hanya dipanggil Dinas Pendidikan, Kepala SMPN 7 Mesuji itu juga dipanggil Inspektorat terkait hal yang sama.

“Saya jadi kasihan juga sama dia (kepala sekolah -red) setelah saya panggil. Pihak Inspektorat menelpon saya. Untuk memanggil kepala sekolah itu. Saya katakan kepada dia jelaskan saja apa yang sebenarnya terjadi,” jelasnya.

Ucapnya, dengan adanya kejadian ini, pihaknya berharap ini bisa dijadikan pelajaran bagi sekolah lain untuk tidak mengambil kebijakan dengan memungut iuran SPP perbulan dari siswa.

“Kami juga berterimakasih dengan adanya pemberitaan ini. Kedepan bisa dijadikan cermin agar sekolah jangan coba-coba membuat kebijakan menarik SPP,” ungkapnya seraya mengatakan alasan pihak sekolah memungut karena dari puluhan guru yang ada di sekolah cuma hanya satu guru PNS tak lain kepala sekolah itu sendiri. Jadi uang itu digunakan untuk membayar gaji guru non PNS.

Adapun dari pemberitaan sebelumnya, Kepala SMPN 7 Mesuji, Sumarji melakukan pungutan sebesar ratusan ribu per siswa. Ditambah lagi pungutan SPP per bulan setiap siswa sebesar Rp21 ribu. Akibat perbuatan pihak sekolah membuat pemberitaan ini terus bergulir di sejumlah media harian.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster