Awas, Mafia Investasi Berkeliaran !

 217 total views,  2 views today

Ilustrasi Investasi | Ist

Ilustrasi Investasi | Ist

LAHAT – Ratusan warga Lahat baik remaja maupun orang tua yang berpenghasilan menengah ke bawah seperti penjual asongan hingga penjual nasi gemuk, sudah termakan kata-kata mafia investasi dari Lampung yang menjanjikan kekayaan tanpa bekerja sedikitpun.

Adapun mereka yang ingin ikut diwajibkan menyetorkan uang Rp 7,5 juta kepada sebuah PT yang berada di Lampung, dengan iming-iming setiap minggu investasi dapat menghasilkan uang 24 Dolar dengan jumlah Rp 240 ribu.

Semula, Joko (69) seorang penjual nasi gemuk di seputaran Kota Lahat mengaku, sebelumnya ia didatangi oleh seseorang yang sudah masuk dalam investasi tersebut dan menyumbar bahwa di sana adalah gudang uang.

“Ia datang, dan mengajak saya, ya karena pengaruh kuat saya ikut mereka dan kekantor nya langsung, saya tidak tahu perusahaan apa namanya, di sana saya disuruh menyetorkan uang sebesar 7,5 juta dan diberi sebuah kalung yang katanya adalah alat kesehatan,” terangnya.

Joko menceritakan, untuk memperoleh uang 24 dolar perminggu dirinya harus mencari investor lainnya sebanyak empat orang untuk mengisi tempat dua dikiri dan dua nya lagi dikanan sehingga membentuk sebuah segitiga.

“Saya sudah 3 kali kekantor dilampung itu, dan disana sudah ada yang menceritakan keberhasilannya setelah bergabung disini, ada tukang penggiling kopi yang sudah terbuat rumah dan yang lainnya sudah terbeli sebuah mobiil!,” cerita Joko, Jumat (14/11).

Lanjut Joko, ia sudah dapat dua orang sebelah kiri dan dua orang sebelah kanan, namun ia belum memperoleh hasil, ia masih harus menunggu tiga bulan lagi untuk memperoleh hasil 24 dolar per minggu nya.

“Saat ini belum, namun percayalah nanti akan dapat hasil yang memuaskan,” katanya sembari menggoda orang disekelilingnya.

Terpisah, Kabar Sumatera kembali menemukan seorang mafia investasi dimana ia telah bergabung, namun belum mendapatkan ekor dari segitiga. Sebut saja andi (nama samaran.Red), ia terus berusaha menggoda dua orang remaja yang belum bekerja untuk bergabung dalam investor tersebut.

Payo Lum Gawe Begabunglah…Dalam obrolannya, Andi mengajak dan menjanjikan dalam kurung waktu tiga bulan, mereka akan mendapatkan untung berkali lipat setelah menyetorkan uang sebanyak Rp 7,5 juta.

“Payo kalu belum begawe, begabung lah, cari wong empat ikok untuk ngisi posisi dua kanan dan dua kiri, sudah itu kamu duduk manis bae idak nak susah payah duit ngalir dewek ke rekenig kau,” katanya seraya mempraktikan sistematika kerjanya.

Pria berambut panjang ini terus-terusan mengajak, dirinya pun menceritkan kalau sudah bergabung tinggal tunggu saja kesuksesan akan datang dengan sendirinya tanpa bekerja.

“Begabunglah, badan masih mudo agek sukses pulo, cuma 7,5 juta, kau lah dapat pemasukan 24 dolar per minggu,” bujuknya.

Selain itu, Kepala Satuan Pol-PP Lubisman, hanya memberikan solusi agar pemerintah membuat surat edaran, dalam hal ini pihak RT, Lurah hingga Kecamatan agar tidak ada lagi korban investasi.

“Jangan sampai warga kita tertipu seperti pioner kemarin, untuk itu kami harapkan surat edaran secepatnya diedarkan, saya baru dengar berita ini,” ucapnya.

Ia ingin masyarakat tetap waspada atas bujuk rayu yang menjanjikan pemasukan uang yang begiitu besar tanpa bekerja.

“Masyarakat terus diharapkan tetap waspada setiap bujuk rayu yang mengajak mereka untuk berinvestasi, jangan sampai masyarakat kita tertipu kembali,” harapnya.

 

TEKS     : JUMRA ZEFRI
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster