Warga OI Temukan Tumpahan Minyak Mentah

 310 total views,  2 views today

Warga saat tunjukan pipa minyak yang dilobangi lalu ditambal oleh Pertamina. | Foto : Joen KS

Warga saat tunjukan pipa minyak yang dilobangi lalu ditambal oleh Pertamina. | Foto : Joen KS

INDERALAYA – Aksi pencurian minyak dengan cara mengebor pipa minyak (Ilegal Tapping), terjadi di Kabuapten Ogan Ilir (OI). Tumpahan minyak mentah yang diduga bersumber dari pipa minyak Prabumulih, ditemukan warga di Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten OI, Rabu (12/11), kurang lebih pukul 22.00 WIB.

Sayangnya, saat ditelusuri oleh sejumlah warga, dari tumpahan minyak hingga pipa minyak yang berjarak 200 meter, lobang tersebut sudah ditutup plat oleh Pertamina. Pantauan di lapangan, tumpahan minyak sudah terlihat berada di area kebun karet.

Sayangnya, di lokasi sudah tidak ditemukan lagi baik selang maupun kendaraan untuk mengangkut minyak tersebut. Di lokasi hanya ditemukan plastik pipa dengan panjang hampir 5 meter. Saat ditelusuri, di semak-semak banyak tumpahan minyak hingga sumber pipa yang berjarak 200 meter.

Pipa tersebut berada di bawah jembatan. Saat dilihat, lobang tersebut sudah ditutup pelat oleh pihak Pertamina.

Dedi (32), warga Desa Mandala mengatakan, dirinya pertama kali melihat saat hendak mencari kayu.

Saat itu, sambungnya, terdapat tumpahan minyak mentah yang disinyalir adanya aksi pencurian minyak.

“Saya penasaran, lalu menyusur ke semak-semak. Ternyata dari pipa minyak. Sayangnya sudah ditutup,” ungkapnya kemarin di lokasi.

Ia menambahkan, dirinya menduga, aksi tersebut dilakukan pada malam hari di mana dari lobang pipa dengan menggunakan selang sepanjang 200 meter.

“Kayaknya diangkutnya dengan truk, soalnya di lokasi ada bekas ban truk yang biasa angkut minyak,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat ini belum menerima laporan dari pihak Pertamina terkait pencurian tersebut.

“Ya, sampai saat ini kita masih belum menerima laporan dari Pertamina. Tapi nanti kita selidiki,” singkatnya.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

EDITOR   : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster