Intensitas Hujan Mulai Meningkat. Waspadai Longsor dan DBD

 267 total views,  2 views today

hujanPALEMBANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kenten Palembang menyebutkan, intensitas curah hujan mulai meningkat. Saat ini curah hujan mencapai 101-200 milimeter (mm). Angka tersebut meningkat 100 persen, jika dibandingkan pekan pertama November.

“Intensitas curah hujan seperti itu, kemungkinan akan terjadi hingga April 2015 mendatang,” kata Kepala BMKG Kenten, M Irdam melalui Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Indra Purna saat dihubungi, Kamis (13/11).

Indra mengatakan, dengan intensitas curah hujan berkekuatan 200 mm maka berpotensi menyebabkan terjadinya banjir, khususnya daerah perkotaan seperti Palembang. “Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banjir pasti terjadi terutama di dataran rendah atau kawasan yang tidak ada penyerapan air maupun kawasan yang drainasenya tidak berjalan baik, atau kotor tersumbat sampah,” terangnya.

Selain bisa menyebabkan terjadinya banjir, hujan intensitas tinggi juga bisa menyebabkan terjadinya longsor. Kabupaten/kota di Sumsel yang rawan terjadinya longsor adalah kabupaten/kota yang terletak di kawasan pegunungan seperti Lahat dan Pagaralam. “Karenanya kami menghimbau masyarakat, untuk mewaspadai terjadinya banjir dan longsor tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, Anton Suwindro menghimbau, kepada masyarakat untuk mewaspadai merebaknya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria. Karena kedua jenis penyakit tersebut, datang pada saat musim hujan.

“Penyebabnya adalah genangan air. Karena habitat ideal untuk berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti adalah genangan air bersih, sementara untuk nyamuk malaria biasa hidup di genangan air yang kotor seperti got,” jelasnya.

Untuk mengatisipasi DBD dan malaria menurut Anton, bisa dilakukan melalui gerakan mengubur barang bekas, menutup bak penampungan dan menguras bak mandi atau 3M serta menyemprot insektisida dan memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau bak penampung air.

“Selain itu, kebersihan lingkungan tetap di jaga serta daya tahan tubuh juga harus dijaga dengan memperbanyak mengkonsumsi buah, sayur-sayuran dan perbanyak minum air putih,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster