Harnojoyo Otomatis Plt Wali Kota

 230 total views,  2 views today

Wakil Wali Kota Palembang H Harnojoyo saat menjadi Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di BKB

Wakil Wali Kota Palembang H Harnojoyo saat menjadi Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di BKB beberapa waktu lalu | Dok KS

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), tak menginginkan terjadinya kekosongan kekuasaan di Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Karenanya, setelah ada kepastian jadwal persidangan Wali Kota Palembang non aktif, Romi Herton di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), pemprov menginginkan pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Palembang segera dilantik.

Karo Otonomi Daerah (Otda) Pemprov Sumsel Amsyim menyebut, saat ini Palembang memang tanpa wali kota. Namun pemerintahan di Pemkot Palembang, masih berjalan lancar sebab masih ada wakil wali kota (wawako), yang mengambilalih tugas wako.

“Namun, untuk mengantisipasi ketimpangan tersebut, secepatnya kita akan mengurus pelantikan Plt Walikota Palembang. Semoga saja tidak akan lama lagi, kita akan jemput bola ke Pengadilan Tipikor, untuk kepastian pemerintahan Palembang,” kata Amsyim yang dibincangi, kemarin.

Dalam kasus di Palembang ini terang Amsyin, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati yang diterbitkan oleh pemerintah di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tidak bisa digunakan.

Sebab jelas dia, Pemilukada Palembang yang kemudian dimenangkan pasangan Romi Herton-Harnojoyo, dasar hukumnya menggunakan Undang-undang (UU) Pemilukada. Dengan begitu, Harnojoyo otomatis menggantikan posisi Romi sebagai orang nomor satu di Palembang. “Kasusnya memang sama seperti di DKI Jakarta, pelantikan Ahok sebagai Plt Gubernur DKI sempat dipermasalahkan. Tetapi sekarang, ia bisa dilantik,” jelas Amsyin.

Bagaimana dengan jadwal persidangan Romi Herton di Pengadilan Tipikor ? ia menyebut, hingga saat ini Pemrov Sumsel belum mendapatkan jadwal registrasi persidangan Wali Kota Palembang non aktif tersebut.

“Kami sudah menghubungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk memastikan jadwal persidangan Romi Herton, tetapi belum ada. Padahal berkas perkara nya, sudah dilimpahkan ke pengadilan 10 hari lalu,” ujarnya.

Dilanjutkan Amsyin, kemungkinan dalam waktu empat hari kedepan jadwal persidangan sudah keluar dan mereka akan bersiap berangkat ke Jakarta, sebab menurut ia, biasanya dalam kurun waktu 14 hari setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21 maka akan langsung disidangkan.” Sekarang saja sudah masuk hari ke sepuluh. Ya, mungkin minggu depan sudah keluar jadwalnya,” tukasnya.

 

TEKS          : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster