Dihujami Banyak Tusukan, Handayani Tewas di Pondoknya

 229 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

– Diduga Ada Motif Balas Dendam

EMPAT LAWANG – Hidayani (45), warga Lubuk Besar, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas (Mura), tewas dengan sangat tragis. Wanita paruh baya ini, ditemukan tewas mengenaskan, dengan kondisi usus terburai dan penuh luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan anak kandungnya di pondok berada di areal kebun milik Handayani di Desa Lampar, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (13/11), sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Korban merupakan buruh kelola lahan dengan sistem bagi hasil tersebut, mengalami luka tusuk dibagian perut kiri dan kanan, dada, muka serta bangian badan lainnya.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, malam itu anak korban, pulang dari berlatih ilmu bela diri. Setiba dipondoknya, ia pun memanggil ibunya untuk minta dibukakan pintu.

Namun, beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban. Itu membuat anak korban curiga, dan langsung membuka pintu dengan cara paksa. Betapa terkejutnya ia, saat melihat kondisi didalam podok sudah berantakkan dan penuh dengan darah, sementara ibunya sudah tergeletak dilantai tak bernyawa lagi dengan usus terburai.

Belum diketahui jelas apa motif pembunuhan sadis tersebut, kuat dugaan ada unsur dendam sehingga pelaku tega menghabisi nyawa korbannya secara sadis. Sebab, dalam peristiwa itu barang berharga milik korban, tidak ada yang hilang.

Kapolres Empat Lawang AKBP M. Ridwan melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Supriatna ketika di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Nanang, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga pembunuhan tesebut bermotifkan balas dendam. “Kita cek di TPK, tidak ada barang berharga milik korban hilang,” bebernya.

Tetapi terang Nanang, kepastian motif pembunuhan tersebut masih diselidiki. “Dugaan sementara, pelaku lebih dari tiga orang. Karena ditubuh korban, ditemukan banyak luka tusukan senjata tajam, “jelasnya.

Apakah sebelum dibunuh korban diperkosa? Nanang belum bisa memastikan, karena menunggu hasil visum terlebih dahulu.”Kita sedang melakukan penyidikan, untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif nya sehingga melakukan pembunuhan tersebut secara sadis,” tukasnya.

 

TEKS            : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster