Jalur Musi Triboatton Membahayakan

 291 total views,  2 views today

PALEMBANG – Sejumlah jalur yang akan dilalui peserta Musi Tribuatton, hasil temuan tim dari Kementrian Pariwisata, dianggap membahayakan. Temuan tersebut, didapatkan setelah dilakukan survei jalur Musi Tribuatton yang akan dipakai.

Direktur MICE Kementerian Pariwisata, Rizky Handayani didampingi Ketua Koordinator Survey Ruben menyebut, mulai dari estape satu sampai empat, ditemukan berbagai jalur yang membahayakan.

Di estape satu misalnya, ada beberapa jalur air yang sangat jauh dengan jalan besar sehingga sulit ditempuh tim darat. Karenanya sebut dia, perlu ada persiapan dari berbagai pihak keamanan, kesehatan dan lainnya untuk bisa menyesuaikan keperluaan atlet.

“Kami menemukan banyak potensi membahayakan sepanjang jalur air ini, yakni adanya bagan (perangkap ikan) berukuran besar di terusan. Ini membutuhkan bantuan masyarakat, karena jika tidak maka akan berpotensi menyulitkan peserta yang sedang melintas,” ucapnya.

Di etape dua ujarnya, ada daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, ditemukan juga tumpukan kayu di tempat penggergajian di hulu rohitang Musi Rawas. “Jika tidak disosialisasikan dan diperingatkan, maka saat debit air tinggi akan mengalir dan berbahaya untuk atlet,” jelasnya.

Kemudian di etape tiga lanjut Ruben, ditemukan adanya kondisi debut air yang masih turun dan banyaknya sampah di sepanjang bantaran sungai. Ada juga beberapa jamban baik portabel maupun permanen yang berada di sepanjang sungai.

“Untuk etape empat pun banyak ditemukan sampah dan kayu. Kemudian di etape terakhir butuh adanya penertiban MCK disepanjang Sungai Musi. Kami juga ingin agar pemerintah setempat dan instansi lainnya, membuat suasana tenang di Sungai Musi selama lomba dilakukan,” tutur Ruben.

Sementara itu Asisten III Bidang Kesra Setda Sumsel, Ahmad Najib menambahkan, Musi Tribuatton rencananya akan dilaksanakan 23-30 November mendatang. Sampai saat ini jelasnya, sudah ada beberapa daerah dan negara yang menyatakan kesiapan menjadi peserta yakni Sumsel 1, Sumsel 2, Jawa Barat, Jambi, Riau, Aceh, dan Sumatera Barat.

Sementara dari luar negeri, ada peserta dari Iran, Australia, Hongkong, Philipina, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia dan Korea, yang menyatakan siap ikut serta dalam Musi Tribuatton 2014. “Untuk pembukaan, rencananya akan digelar di Pagaralam, yang akan dibuka langsung Menteri Pariwisata,” bebernya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Farhat Syukri menuturkan, saat ini sudah ada alokasi dana dari pemerintah pusat dalam hal ini adalah Kementerian Pariwisata sebesar Rp 2 miliar, untuk pelaksanaan Musi Tribuatton. Selain itu, ada juga alokasi dana dari Pemprov Sumsel sebesar Rp 400 juta.

“Gubernur mengharapkan acara ini, akan lancar. Karenanya dilakukan pengecekan persiapan, saat ini persiapan sudah mencapai 80 persen. Kami mengajak semua kabupaten kota terlibat dan mempercepat persiapannya,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster