Hotel Griya Serasan “Lesu Darah”

 172 total views,  2 views today

MUARAENIM – Saat ini, Hotel Griya Serasan Sekundang milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim semakin “lesu darah” alias penghasilan masih minim. Pasalnya, sejak kehadiran beberapa hotel bintang dua di Kota Muaraenim, berdampak signifikan terhadap pendapatan keuangan hotel plat merah tersebut.

“Ya memang untuk pendapatan kita tak seperti dulu. Sekarang ini, penghasilan kita semakin menurun,” kata Direktur Hotel Griya Serasan, Samron didampingi Menejer Keuangan, H Suman Rasyid ketika dibincangi Kabar Sumatera, Rabu (12/11).

Diakuinya, penurunan pendapatan Hotel Griya Serasan terjadi sejak beroperasinya dua hotel bintang dua di Muaraenim. Hal itu kata Samron, belum lagi ditambah kemunculan hotel-hotel kelas melati.        

Menurutnya, meski saat ini sudah sedikit lebih baik jika dibandingkan beberapa bulan pasca beroperasinya dua hotel berbitang dua di Kota Muaraenim, namun tetap saja tidak seperti dulu.

“Dari 28 kamar yang kita miliki, paling ada 15 kamar yang berisi dalam sehari. Itu karena tamu-tamu langganan kita dulu ada yang berpindah tempat nginapnya. Misalnya pegawai Medco dulu menginap di kita sekarang mereka lebih memilih ke Hotel Sintesa. Sementara tamu Pemkab, lebih memilih menginap di Hotel Grand Zury,” jelasnya.

Dengan berkurangnya tamu sebut Samron, tentu pendapatan akan berkurang. Bahkan pihaknya berasumsi untuk setoran bagi hasil keuntungan ke kas daerah di tahun ini, bisa dibawah 2013.

“Sesuai Perda, kami berkewajiban menyetor 50 persen dari pendapatan yang masuk ke kas daerah. Tahun lalu, kita memberikan sumbangsih untuk PAD Muaraenim Rp 157 juta. Tahun ini, belum bisa kita pastikan karena penghitungan pembukuan baru dilakukan diakhir tahun nanti,” ujarnya.

Terkait ada kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), yang melarang semua pemerintah daerah di Indonesia untuk menggelar rapat di hotel, Samron mengaku akan mengikuti aturan tersebut.   “Kalu memang pemerintah melarang SKPD mengunakan hotel, untuk kegiatan ya apa boleh buat. Dengan begitu, kita efektifkan menarik perhatian pihak swasta,” tukasnya.

 

TEKS            : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster