Didik Ogan Ilir gelar Kompetisi Peneliti Ilmiah Belia

 377 total views,  2 views today

INDERALAYA – Sejumlah siswa-siswi tingkat SLTP, SMA/SMK beradu kreatif dan inovatif dalam kompetisi ilmiah yang diselenggarakan oleh Dinas pendidikan Kabupaten Ogan Ilir. Penyelenggaraan tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 12-14 November mendatang.

Dalam kompetisi tersebut, karya-karya siswa dipertunjukkan, mulai dari recycle ( daur ulang ) batok kelapa menjadi miniatur rumah dan menjadi alat alat masak seperti centong nasi dan lain-lain, hingga inovasi POTALI (pompa air tanpa listrik).

Kepala Dinas Pendidikan OI, Drs Sidharta, Rabu (12/11) mengatakan, sasaran dari kegiatan ini yakni untuk menggali potensi siswa agar tidak ketinggalan dari pesatnya pembangunan teknologi di masa kini.

“Ya, pelajar dituntut keras berinovasi dalam mengembangkan penemuan-penemuan baru sehingga kedepannya hasil temuan ini dapat digunakan oleh masyarakat ogan ilir. Lebih baik lagi jika sampai skala

nasional,” ungkapnya.

Sidharta menambahkan, Disdik, kepala sekolah dan guru-guru pembimbing sangat bangga jika metedologi pembelajaran ilmu pasti ( IPA ) seperti kimia dan fisika dapat diterapkan ke dalam bentuk inovasi seperti listrik tenaga kolektik surya dan ke dalam bentuk bentuk lainnya.

“Pemda pasti akan mendukung penuh, jika memang penemuan tersebut dapat dipakai oleh khalayak ramai dan diterima oleh masyarakat. Kita bantu modal usaha,” tegasnya,

Sementara itu, Kabid SMA/SMK, Rudi Pasrah menambahkan, peserta peneliti ilmiah kali ini berasal dari kalangan siswa siswi dengan 46 judul penelitian.

Ada enam judul untuk bidang Matematika, 7 judul bidang Fisika, 27 bidang Ekologi ( kimia biologi lingkungan dan 6 judul yang meliputi bidang komputer).

“Diharapkan dari 46 judul penelitian ilmiah belia tersebut dihasilkan karya-karya yang inovatif dan dapat berguna bagi khalayak umum,”ungkapnya.

Kepala sekolah SMA 1 Inderalaya, Rasmiana, didampingi Guru Fisika Sri Astuti mengatakan bahwasanya persiapan siswa siswinya untuk mengikuti kompetisi ini sudah sejak 3 bulan yang lalu.

“Semuanya berasal dari barang bekas yang didaur ulang kembali. Seperti pemanfaatan compact disk bekas menjadi tenaga listrik tenaga surya. Semoga karya karya siswa siswi kami dapat menang dalam kompetisi kali ini,” ujarnya.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR   : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster