*Skandal Perjudian PNS dan Anggota DPRD, Satu Pejabat tak Penuhi Panggilan

 324 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Dari empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) terlibat dalam video berjudi dengan anggota DPRD Empat Lawang, hanya tiga orang memenuhi panggilan Sekda Empat Lawang, satu PNS berstatus pejabat tidak penuhi panggilan.

PNS yang sudah memenuhi panggilan Sekda, pada Senin (10/11) sekitar pukul 15.00 WIB yaitu SP pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes), MM (staf di Bagian Pembangunan), dan AD (staf di Dinas PU BM). Sementara TJ (pejabat di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah), tidak hadir dengan alasan sakit.

Sekda Empat Lawang, H Burhansyah mejelaskan, kepada para abdi negara yang terlibat dalam skandal perjudian tersebut melibatkan Inspektorat, Asisten I, Asisten III dan Kepala BKD

Mereka terang Burhansyah, bakal mendapatkan sanksi. Apa sanksinya menurut Burhansyah, masih menunggu hasil analisa tim inspektorat, sanksi yang tepat akan diberikan. “Tentu sanksi yang diberikan mengacu pada PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, selain itu kita analisa juga kesalahannya seperti apa dalam kasus ini,” jelas Burhansyah, Selasa (11/11).

Burhansyah menjelaskan, dari empat PNS terlibat dalam video judi tersebut hanya tiga yang memenuhi panggilan, satu lagi tidak hadir dengan alasannya sakit. Saat diperiksa terang Burhansyah, para PNS tersebut mengakui mereka memang berjudi dan itu terjadi sekitar 2011 silam.

Namun, saat ditanya lokasi dan kapan waktu pastinya kata Burhansyah, mereka mengaku sudah lupa. “Jujur atau tidak jujur pengakuan mereka, itu nanti diserahkan ke penyidik kepolisian. Karena sebagai pembina PNS, tim hanya mengklarifikasi saja. Kita minta jujur, mereka sudah mengakui kesalahan dan berjanji tak akan melakukan lagi. Mereka juga siap menerima sanksi,” kata Burhansyah.

Keempat PNS tersebut sambung Burhansyah, juga akan diperiksa oleh kepolisan. Polres Empat Lawang bebernya, sudah meminta izin untuk memeriksa keempat PNS tersebut. “Itu memang prosedurnya, berbeda jika mereka tidak tertangkap tangan,” tegasnya.

Sementara itu, beredarnya video anggota DPRD dan pejabat di lingkungan Pemkab Empat Lawang berjudi, semakin menjadi buah bibir warga. Video berdurasi 12 detik yang diunggah akun ananda lintang 4 November 2014 lalu di youtube, sudah dibuka sekitar 1.700 kali. “Malu-maluin, katanya wakil rakyat. Kok malah kasih contoh buruk. Apalagi PNS, harusnya diberi sanksi,” cetus sejumlah PKL di Pasar Tebing Tinggi, kemarin.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera, tujuh pemeran video berjudul “PNS dan anggota DPRD Empat Lawang menjudikan uang rakyat” itu sudah terungkap, yaitu YZ dan ROP, anggota DPRD dari fraksi Golkar, IH anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan.

Sementara empat PNS yang terlibat dua diantaranya pejabat yakni TJ pejabat di Kantor Perpustakaan dan Arsip dan SP pejabat di Dinas Kesehatan. Sementara MM, staf di PNS Sekretariat Bagian Pembangunan dan AD di staf Dinas PU Bina Marga Empat Lawang.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster