Korupsi Dana SPP PNPM, Mantan Bendara UPK PNPM Ditahan

 339 total views,  2 views today

  • Kasus SPP Pedamaran Masih “Mandek”

KAYUAGUNG – Mantan bendahara unit pengelola kegiatan (UPK) PNPM Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rahmawati (26), kemarin akhirnya ditahan oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung, dalam kasus  dugaan korupsi Dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) kegiatan PNPM di Kecamatan Teluk Gelam dengan kerugian negera Rp Rp 699.888.648.

Atas kasus tersebut warga Desa Seriguna, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten OKI ini,  harus rela mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja.

“Tersangka kita tahan, setelah berkasnya lengkap, tersangka dan barang bukti dilimpahkan dari penyidik kepada jaksa penuntut umum (JPU) dan tersangka resmi ditahan mulai hari hingga  20 hari kedepan di lapas Tanjung Raja,” kata Kajari Kayuagung, Viva Hari Rustaman didampingi Kasi Pidsus Eddowan.

Tersangka Rahmawati ini merupakan bendahara UPK kegiatan PNPM  Kecamatan Teluk Gelam,tahun 2008-2013, yang bersangkutan telah merugikan negara sebesar Rp 699.888.648 itu merupakan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) program PNPM pada Kecamatan Teluk Gelam tahun 2008 hingga 2013.

“Tersangka ini masuk dalam perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana SPP PNPM terhitung mulai tahun 2008 hingga 2013, beberapa desa yang ada di  Kecamatan Teluk Gelam dengan kerugian negera Rp 600 juta lebih. Demi kepentingan penuntutan maka JPU melakukan penahanan terhadap terdakwa hingga 20 hari kedepan,” ungkpnya.

Penahanan terhadap tersangka, Lanjut Edo, dengan alasan dikhawatirkan tersangka melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti serta melakukan tindak pidana, oleh karena itu pihaknya menahan tersangka.

“Tersangka  tidak melakukan setoran angsuran dari beberapa kelompok SPP serta tersangka juga  telah membuat kelompok fiktif,” katanya.

Tersangka yang didampingi oleh penasihat hukumnya H Herman, terlihat tenang,meski penyidik hendak menahanya. Setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam, akhirnya  sekitar pukul 17.30 WIB tersangka dihantarkan ke LP Tanjung Raja dengan menggunakan mobil operasional Kejaksaan negeri Kayuagung oleh petugas kejaksaan negeri Kayuagung.

Diketahui dugaan kasus SPP PNPM tidak hanya terjadi di Kacematan Teluk Gelam, tetapi juga terjadi di Kecamatan Pedamaran, kerugian atas kasus itu lebih besar dibanding yang terjadi di Kecamatan Teluk Gelam, yakni mencapai Rp2,6 miliar lebih.

Kendati pihak Kejaksaan Kayuagung telah berhasil menangkap tersangka Rahmawati selaku ketua UPK PNPM Kecamatan Teluk Gelam. Namun untuk kasus SPP PNPM Pedamaran belum juga ada kejelasan.

 

TEKS      : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster