Distribusi Air Bersih Masih Ngadat

 464 total views,  2 views today

Ilustrasi PDAM

Ilustrasi PDAM

PALEMBANG – Seringnya terjadi pemadaman listrik yang dilakukan oleh PT PLN, membuat distribusi air bersih dari PDAM Tirta Musi, Terganggu. Namun meskipun saat ini, listrik sudah mulai normal dibeberapa tempat, tetapi distribusi air bersih di sejumlah wilayah masih terganggu. Seperti, di Sukawinatan, Merah Mata, dan Jalan Seduduk Putih.

Direktur Operasional PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan, belum stabilnya tegangan listrik yang di suplay dari PT PLN, menjadi penyebab belum lancarnya distribusi air ke pelanggan. “Kami akui, distribusi air belum normal. Ada ribuan pelanggan, yang mengalami gangguan tersebut,” terangnya, Selasa (11/11).

Andi menyebutkan, akibat belum normalnya tegangan listrik, Water Treatment Plant (WTP) 3 Ilir dan WTP Borang, serta Booster Alang-Alang Lebar (AAL), belum dapat beroperasi secara maksimal.

“Sehingga, pasokan air ke pelanggan juga belum dapat dipenuhi sesuai kebutuhan biasanya, kami harap pelanggan dapat lebih bersabar, karena proses perbaikan dari PT PLN masih berlangsung,”sebutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Musi, Cik Mit. Ia meminta pelanggan PDAM bersabar, karena hal tersebut bukan keselahan PDAM Tirta Musi. “Gangguan pelayanan air bersih, murni karena suplay listrik dari PLN yang mati. Mesin pompa yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan air bersih, tidak bisa dihidupkan. Listrik dibeberapa tempat masih belum stabil. Tetapi, ketika turun mesin pompa sama sekali tidak bisa dihidupkan, kalau dipaksa justru dapat meledak,” ujarnya.

Cik Mit menyebutkan, mesin pompa dan peralatan PDAM dapat beroperasi ditegangan lebih kurang 400 Volt. Namun, belakangan tegangan hanya mencapai 350 Volt, sehingga belum maksimal untuk menggerakkan mesin. “Tegangan tidak maksmial, karenanya mesin tidak berjalan normal,” sebutnya.

Ditanya berapa besar kerugian PDAM terkait pemadaman listrik tersebut, Cik Mit menjawab, belum menghitung berapa kerugian yang terjadi. Namun, sebagai bentuk pelayanan dan tanggungjawab moral, PDAM meminta maaf kepada masyarakat. “Kami terus berkoordinasi dengan PLN untuk segera dilakukannya perbaikan tegangan listrik. Kami tidak berharap listrik mati lagi, kerugian belum kami hitung,” tukasnya.

TEKS             : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster