Transmusi Akhirnya Beroperasi Kembali

 273 total views,  4 views today

Ilustrasi Bus Trans Musi | Dok KS

Ilustrasi Bus Trans Musi | Dok KS

PALEMBANG – Setelah sempat tidak beroperasional sejak September lalu, akhirnya Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi akan kembali beroperasi pada Senin (17/11) mendatang. Namun bus yang operasional, masih terbatas.

Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Ahmad Nopan menyebut, untuk tahap pertama dibutuhkan sebanyak 80 karyawan untuk menempati posisi sopir dan pramugara agar Transmusi bisa kembali beroperasi.

“Insya Allah Senin, 17 November mendatang, Transmusi sudah mulai aktivitas kembali. Tapi, hanya 40 unit saja. Makanya kami perlu 80 karyawan,” kata Novan yang dihubungi, Senin (10/11).

Mantan Ketua DPRD Kota Palembang ini menyebut, PT SP2J saat ini sedang melakukan proses seleksi untuk karyawan Transmusi. “Kamis (13/11) mendatang, kami akan melakukan tes. Lamaran yang masuk sudah banyak, terutama dari eks karyawan Transmusi yang sebelumnya dianggap mengundurkan diri,” jelasnya.

Menurut Novan, saat ini proses perbaikan bus masih berlangsung dengan target penyelesaian awal tahun 2015 mendatang sebanyak 80 unit. Sisa 70 unit nya, akan diperbaiki di 2015. “Perbaikan bus tersebut menggunakan dana APBD Kota Palembang sebesar Rp 1,8 miliar. Apakah dana tersebut bisa digunakan di tahun 2015, jawabnya bisa. Karena, proses pelaksanaan perbaikan tersebut tidak bisa selesai dalam waktu singkat, sebab kerusakan bus bervariasi, ” ujarnya.

Cueki Saran Disnaker

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) PT SP2J, Marwan Hasmen, mencueki saran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang yang menyarankan agar PT SP2J merekrut kembali semua karyawan yang sebelumnya dianggap mengundurkan diri.

Marwan mengatakan, SP2J tidak bisa merekrut kembali seluruh eks karyawan tersebut. Apabila, mereka tertarik untuk bekerja kembali, harus melalui proses tes dahulu. “Semua karyawan tidak semerta-merta bisa bekerja kembali dengan saran Disnaker tersebut. Tapi, kami mempersilahkan kepada mereka mengajukan lamaran. Ikuti saja proses tesnya,” tegasnya.

Menurut Marwan, untuk proses seleksinya hanya dilakukan satu kali. Apabila, eks karyawan mampu memenuhi kualifikasi, bisa saja kembali bekerja. Tapi, bukan jaminan seluruhnya bekerja kembali.

“Artinya yang benar-benar ingin membangun PT SP2J lebih baik lagi. Karena berdasarkan penilaian kami, banyak eks karyawan yang ingin menghancurkan nama baik manajemen,” ungkapnya.

Ditanya apakah manajemen sanggup memenuhi uang pesangon eks karyawan yang tidak di pekerjakan kembali ? Marwan menjawab, tidak ada uang pesangon bagi mereka yang mengundurkan diri. Tapi, ada uang pisah dengan besaran 15 persen dari gaji.

“Ada hitungannya. Selain itu akan disesuaikan juga dengan masa kerja eks karyawan tersebut. Jadi, saat ini kami belum bisa memprediksi besaran uang yang akan diberikan kepada mereka,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster