Proxy War Harus Diwaspadai

 258 total views,  2 views today

PALEMBANG – Saat ini wabah proxy war atau perang mental, sudah menggempur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara perlahan-lahan tanpa disadari. Hal itu membuat, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palembang untuk berperan dalam mengantisipasinya, salah satunya dengan menggelar seminar dengan tema “Peran Pemuda dalam Menghadapi Provy War”.

Ketua DPD KNPI Kota Palembang M Affan Mahali mengatakan, wabah proxy war sudah sangat nyata dan memang sudah masuk ke Indoenesia. Tak terkecuali metropolis. “Saat ini, memang tidak ada lagi perang fisik. Seiring dengan perkembangan teknologi, karakteristik perang memang mengalami pergeseran. Salah satu bentuk perang tetsebut yang sedang dan masih akan terus berlangsung adalah perang proxy atau perang dingin,” katanya dibincangi usai di Gedung SMA 1, kemarin.

Affan menyebutkan, contoh proxy war seperti, invasi Irak ke Kuwait pada 2 Agustus 1990 dan konflik di Nigeria yang di latarbelakangi, oleh kepentingan untuk menguasai sumber minyak.

Sebagai organisasi kepemudaan sebutnya, KNPI siap ikut menjadi garis terdepan pemuda, dalam mempelopori menangkal serangan-serangan yang tidak kita sadari. “Kami berharap, kegiatan seperti yang dilakukan di SMAN 1 Palembang ini, dapat dilakukan dengan skala lebih besar lagi, karena hal itu sangat penting,” harapnya.

Affan menambahkan, pihaknya juga berharap Pemkot Palembang, dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti itu disetiap sekolah dan perguruan tinggi. Sehingga, pemuda dari kalangan pelajar, dapat mengetahui yang sedang dihadapi Indonesia.

“KNPI sendiri, mulai hari ini, akan segera menggencarkan kepada pemuda akan bahaya Proxy War, setiap agenda kegiatan, akan di jadwalkan, untuk mensosialisasikan bahaya Proxy War yang sudah masuk ke Indonesia kepada pemuda,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten III Sekeretariat Daerah (Setda) Palembang, M Hoyin Rizmu mengatakan, agar pemuda terhindar dari namanya proxy war, pemuda harus membekali diri dengan ilmu, keahlian dan wawasan yang luas. Sehingga, mampu membentuk karakter diri yang baik dan berjiwa tegar.

“Yah kegiatan baik, sebab dalam menjaga keamanan merupakan tugas kita bersama untuk mempertahankan kedaulatan nasional. Apalagi, seiring dengan berakhirnya energi forsil,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster