Perpanjangan Pensiun Sekda Muratara, Diduga SK Dipalsukan

 322 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Surat Keputusan (SK) perpanjangan pensiun Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Rawas Utara (Muratara), Isa Sigit, diduga ada pemalsuan dalam SK tersebut, Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, ada dugaan SK perpanjangan masa pensiun Isa Sigit tersebut, ditandatangani oleh salah seorang pejabat Pemkab Empat Lawang.

Isa Sigit sendiri, sebelum mutasi ke Pemkab Muratara adalah pejabat di lingkungan Pemkab Empat Lawang. Namun kata Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri, tidak ada perpanjangan masa pensiun Isa Sigit.

Ia terang HBA, tidak pernah menandatanganinya. Menurut HBA, sejak di non job kan dari jabatan eselon II terakhir sebagai Inspektorat di Kabupaten Empat Lawang, tidak ada pengajuan perpanjangan masa pensiun kepada bupati atas nama yang bersangkutan. “Saya tidak pernah menandatangani perpanjangan SK Isa Sigit. Saya hanya pernah menandatangani surat pengajuan pensiunnya ke BKN,” kata HBA, kemarin.

Disinggung mengenai adanya SK perpanjangan masa pensiun Isa Sigit, HBA meyakinkan bahwa ia tidak mengetahui hal tersebut. Sebab menurutnya, yang berhak memberikan SK perpanjang tersebut hanya bupati, tidak ada yang lain.

“Peraturannya sudah jelas, selain bupati tidak ada yang berhak memberikan tandatangan SK dimaksud. Jika ada SK perpanjangan atasnama bupati, berarti ada pemalsuan data,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang, M Azhari membenarkan jika pihaknya sudah memegang surat keterangan pensiun atas nama Isa Sigit, yang dikeluarkan oleh BKN. “Setelah ditelusuri, surat yang menyatakan Isa Sigit pensiun memang sudah dikeluarkan oleh BKN, sekitar akhir 2013 lalu,” jelas Azhari.

Mengenai adanya SK perpanjangan diterbitkan, ia belum bisa berkomentar banyak. Sebab pada saat itu kata Azhari, ia belum menjabat sebagai Kepala BKD Empat Lawang. Lebih jelasnya sebut Azhari, ia akan mengkonfirmasi dahulu dengan memanggil sejumlah kabid dan staf di BKD Empat Lawang.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera dilapangan, memang diduga ada kejanggalan atas SK perpanjangan masa pensiun atas nama Isa Sigit, kemudian mutasi ke Kabupaten Muratara sebagai Assisten II.

Diberitakan sebelumnya, Plt Sekda Muratara, Isa Sigit ternyata, sejak 1 Agustus 2013 lalu sudah pensiun. Namun statusnya itu ditutup-tutupi, sehingga ia sampai saat ini masih menjabat sebagai Sekda Muratara.

“Kita sudah cros chek ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, ia memang sudah pensiun. Saya sudah tahu dan membaca fotokopi SK pensiunnya. Saya kroscek ke BKD, dan minta dikaji dan selidiki lebih dalam lagi,” kata Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman.

Terkuaknya kasus tersebut, berawal dari surat kaleng yang masuk ke Pemprov Sumsel. Isinya, meminta gubernur status Sigit yang sudah pensiun namun masih menjabat sebagai sekda.

Setelah diselidiki, ternyata Sigit benar sudah pensiun. “Setelah di cek ke BKD, ternyata SK pensiunnya tertanggal 1 April 2014. Namun dia, tidak melaporkan itu. Padahal itu harusnya di laporkan ke BKD setempat,” ucap Mukti.

Meski begitu, kata Mukti, saat ini kondisi pemerintahan di Muratara masih sangat baik dan normal. Pemprov Sumsel sudah meminta untuk sementara staf menghandle pemerintahan di Kabupaten Muratara. “Untuk pejabat disana (Muratara) ada tim teknisnya. Jadi pemerintahan, tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster