Pemkot Lubuklinggau Laporkan Oknum Brimob pengrusak rumah Dinas Walikota

28 total views, 3 views today

LUBUKLINGGAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, akhirnya melaporkan perusakan rumah dinas Wali Kota Lubuklinggau tersebut ke polisi. Lapora tersebut, disampaikan kuasa hukum pemkot ke Mapolres Lubuklinggau.

“Perusakan rumah dinas wali kota tersebut, sudah kita laporkan ke Polres Lubuklinggau. Kita menyerahkan sepenuhnya persoalan ini ke polisi, untuk menuntaskannya. Diduga pelakunya adalah oknum anggota Brimob Datasmen B Pelopor Petenang,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Lubuklinggau, Hendra Gunawan, kemarin.

Aan, sapaan Hendra Gunawan membanntah kalau perusakan tersebut dilaporkan Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe dan istrinya, Yetti Oktarina Prana ke Polda Sumsel. “Tidak ada wali kota dan ibu, untuk melaporkan kejadian itu ke Polda Sumsel. Semua proses hukum, kita serahkan ke Polres Lubuklinggau,” ujarnya.

Sebagai informasi, diberitakan Kabar Sumatera sebelumnya, oknum yang diduga anggota Brimob Polda Sumsel, Kompi B Petenang, Rabu (5/11) sore, mengamuk dan merusak rumah dinas Wali Kota Lubuklinggau.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, perusakan rumah dinas orang nomor satu di Kota Lubuklinggau tersebut diduga imbas dari tertabraknya anggota Brimob Kompi Petenang, Brigadir Ilhansyah saat latihan fisik. Tertabraknya anggota Brimob tersebut, terjadi tepat di depan rumah dinas Wali Kota Lubuklinggau, sekitar pukul 14.10 WIB.

Nah, saat kejadian tersebut, ada kegiatan pengambilan gambar untuk dokumentasi yang dilakukan salah satu wartawan di Lubuklinggau, Benny Arnas. Melihat rekannya tertabrak mobil jenis Mitsubitshi Kuda, anggota Brimob lainnya langsung emosi.

Mereka melakukan aksi sweeping terhadap awak media, yang tengah meliputi kejadian dan melakukan sweeping warga yang mendokumentasikan kejadian tersebut. Tak ayal, sejumlah awak media pun langsung berlari menyelamatkan diri. Handphone jenis Blackberry milik salah satu wartawan lokal, disita oleh oknum anggota Brimob.

Selain itu, Benny Arnas, juru kamera salah satu media televisi dikejar oleh sejumlah oknum anggota Brimob sampai ke dalam rumah dinas wali kota. “Anggota Brimob tersebut, sempat masuk ke dapur dan area privasi wali kota. Sampai-sampai kaca sebuah ruangan pecah karena diobrak-abrik mereka, semua itu ada terekam di CCTV di rumah dinas wali kota,” kata Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya kepada Kabar Sumatera, Kamis (6/11).

Politisi Partai Golkar ini menyebut, beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang bertugas menjaga rumah dinas wali kota, babak belur dihajar karena mencoba menghalangi oknum anggota Brimob tersebut masuk ke dalam rumah dinas. Baca juga : Rumah Dinas Wali Kota Lubuklinggau Dirusak Brimob

“Saya tidak tahu pasti, berapa anggota Sat Pol PP yang dianiaya oleh anggota Brimob. Yang pasti, semua kejadian terekam di kamera CCTV. Untunglah saat kejadian, wali kota tidak ada di rumah karena sedang dinas luar,” ujarnya.

“Saya berharap anggota Brimob dapat menahan diri, ini negara hukum. Jangan langsung main hakim sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Lubuklinggau, Zulfikar mengatakan saat ini rumah dinas wali kota tersebut sudah di sterilkan. Sehingga tidak semua orang bisa masuk kedalam. “Sedang di sterilkan, pasca kejadian tersebut,” tukasnya.
TEKS    : SRI PRADES
EDITOR   : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com