Hutan Pagaralam Minim Pengawasan

 355 total views,  2 views today

Ilustrasi Hutan di pagaralam | Foto : Bagus Kurniawan

Ilustrasi Hutan di pagaralam | Foto : Bagus Kurniawan

PAGARALAM – Antisipasi meluasnya kabut asap di Bumi Besemah, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) intensifkan pengawasan terhadap sejumlah kawasan hutan yang ada.

“Hal itu dilakukan guna mendeteksi keberadaan titik api (hot spot) yang kian meluas ke arah perbatasan Kabuapaten Lahat, Muaraenim dan Bengkulu,” kata Kadishutbun Kota Pagaralam, Ir M Sarbani, kemarin (9/11).

Menurut dia, pihaknya terus mengawasi kondisi tersebut seperti di kawasan hutan Kelurahan Penjalang, Prahudipo, Burung Dinang, Bandar dan Atungbungsu, Kecamatan Dempo Selatan. Lalu di Kelurahan Candi Jaya, Pelangkenidai, Kecamatan Dempo Tengah.

“Keberadaan titik api sudah terdeteksi sejak lima bulan terakhir, setelah mendapat laporan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel. Namun, untuk perkembangannya akan terus dimonitor,” katanya.

Penyebab munculnya titik api kata Sarbani, lebih diakibatkan adanya unsur kesengajaan yang dilakukan warga setempat membuka hutan untuk dijadikan lahan perkebunan.

“Sejauh ini ada beberapa lokasi hutan atau semak belukar rawan terbakar, diantaranya kawasan Dusun Mingkik dan kawasan Lematang dan Meringgang Kecamatan Dempo Selatan,” terangnya.

Lanjutnya, kawasan hutan di Dempo Selatan memang sejak beberapa tahun sebelumnya kerap terjadi kebakaran hutan akibat adanya aksi warga yang membuka lahan perkebunan dengan cara membakar.

“Kita tengah berupaya mengoptimalkan pengawasan melalui personel tenaga pengawas penjaga hutan (TPPH). Semoga aksi pembakaran hutan di sejumlah lokasi hutan yang ada di Bumi Besemah ini segera dapat diatasi,” tegasnya.
TEKS     : ANTONI STEFEN
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster