Hadapi Pilkada 2015, Parpol di Sumsel Masih Wait and See

27 total views, 3 views today

ilustrasi

ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tujuh kabupaten/kota di Sumsel sudah didepan mata, namun sampai saat ini sejumlah partai politik di Sumsel masih belum bersiap menghadapi pesta demokrasi tersebut. Mayoritas parpol di Sumsel masih wait and see.

Partai Demokrat Sumsel (PD) misalnya, sampai belum membuat persiapan khusus untuk menghadapinya, termasuk membuka pendaftaran bagi kader terbaik, tokoh masyarakan dan lainnya.

”Sampai saat ini kita belum mebuka pendaftaran calon kepala daerah yang akan diusung pada pilkada 2015 mendatang,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel, RHM Adi Rasyidi, kemarin

Belum adanya langkah dari Demokrat tersebut, karena saat ini Partai Demokrat masih menunggu tindak lanjut dari perpu, yang sedang digodok oleh DPR RI. ”Sampai sakarang masalah pilkada sedang dibahas. Karena kita masih menunggu perpu, apakah pilkada akan dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke dewan,” bebernya.

Namun Adi berharap, calon kepala daerah yang akan diusung Demokrat adalah kader terbaik partai. ”Kita akan memprioritaskan kader Demokrat, akan tetapi tidak menutup mungkinan tokoh-tokoh diluar partai untuk dicalonkan. Karena kita akan memilih yang terbaik,” jelasnya.

Adi juga mengatakan, kalau saat ini Demokrat belum membuka pendaftaran calon kepala daerah untuk sejumlah kabupaten/kota, yang akan melakukan pilkaa pada 2015 mendatang. Namun, pihaknya tetap membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada tokoh masyarakat yang ingin mencalonkan diri.

”Bagi yang berminta untuk ikut dalam pilkada di beberapa kabupaten/kota di sumsel, bisa mengajukan surat ke DPD Partai Demokrat Sumsel, yang selanjutnya akan disampaikan ke DPP, untuk ditindaklanjuti,” ujarnya

Hal senada terjadi di DPD Partai Hanura Sumsel. Ketua DPD Partai Hanura Sumsel, Arkoni menyebut, Hanura sampai saat ini belum membuka persiapan khusus untuk Pilkada karena masih melihat aturan.

“Aturannya kan masih belum jelas, memang sudah ada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Tetapi itu belum final, karena masih menunggu kepastian hukum. Karenanya kita masih lihat situasnya dulu,” tegasnya.

Namun sebut Arkoni, ditingkatan kader siap untuk mensukseskan pilkada. “Sampai saat ini, belum ada kader yang menyatakan maju. Tetapi kalau lamaran dari calon, sudah banyak,” tukasnya.

 

TEKS           : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com