Distribusi Kartu “Sakti” Harus Selektif

 385 total views,  2 views today

Ilustrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) | Foto : Ist

Ilustrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) | Foto : Ist

PAGARALAM – Jelang peluncuran kartu Sakti, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam meminta pemerintah setempat agar lebih selektif dalam merealisasikannya. Langkah ini dilakukan agar program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dapat tepat sasaran.

“Jika melihat pada program-program lain sebelumya, baik itu BLT, BLSM maupun Raskin kerapkali disalah gunakan ataupun pendistribusianya tidak tepat sasaran,” kata Wakil Ketua I DPRD setempat, Dedy Stanza, kemarin (9/11).

Menurutnya, agar program ini dapat terealisasi dengan baik, Pemerintah Kota Pagaralam diminta untuk lebih selektif dalam hal pendistribusian kartu dimaksud kepada mereka yang benar-benar layak untuk mendapatkanya.

“Ya, tujuan utama program dimaksud yakni untuk kesejahterahan rakyat. Jangan sampai seperti program-program sebelumya yang diperuntukan untuk rakyat miskin, tapi kenyataan dilapangan justru banyak masyarakat ekonomi menengah keatas yang menikmati program tersebut atau tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Meski begitu saran Dedy, Pemkot Pagaralam diminta agar nantinya lebih selektif dalam mendistribusikannya. Sehingga program ini benar-benar dinikmati oleh masyarakat ekonomi lemah sebagai penerimah yang layak.

“Agar tidak terkesan terburu-buru, bagaimana pun caranya agar program tersebut dapat berhasil dengan baik, Pemkot Pagaralam harus lebih selektif dalam teknisnya,” kata Dedy.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster