Benda Sejarah Museum Subkoss Rawan Dicuri

 1,644 total views,  2 views today

LUBUKLINGGAU – Keberadaan dan keamanan seluruh benda-benda bersejarah di Museum Subkoss Garuda Sriwijaya, di Jalan Garuda Dempo, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, perlu mendapatkan perhatian. Sebab, rawan dicuri oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Ketua Harian Subkoss Garuda Sriwijaya, H Santoso mengatakan, ‎benda-benda bersejarah di museum tersebut memang rawan dicuri. Sehingga pihaknya melakukan upaya antisiasi, agar kekhawatiran itu tidak terjadi. Pihaknya telah menitipkan sejumlah benda bersejarah berupa senjata api di Makodam II Sriwijaya, Palembang.

Menurutnya, keamanan seluruh benda-benda bersejarah di museum tersebut, perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Sebab, di dalamnya tersimpan berbagai peninggalan benda bernilai sejarah dari para pahlawan, ketika melawan penjajah Belanda. “Seluruh jendela museum ini tidak ada terali, jadi benda-benda didalamnya rawan dicuri orang,”jelas Santoso, kemarin.

Menurutnya, ‎pengurus Museum Subkoss Garuda Sriwijaya menitipkan sekitar 30 pucuk senjata api (senpi) laras panjang dan pendek di Makodam II Sriwijaya di Palembang. Senjata api yang dititipkan, karena berjenis lama.

Senpi itu, dipakai para pejuang dalam melawan penjajah, seperti senjata jenis Tomson dan LE. Namun, hingga sekarang belum ada kejadian pencurian benda bersejarah di Gedung Subkoss.

Jika memungkinkan harapnya, jangan sampai terjadi. Karena benda di dalam mesum menjadi khasanah budaya bangsa. Karena benda tersebut memiliki cerita sendiri dalam perjuangan bangsa. “Kewajiban semua warga negara, untuk menjaga benda-benda yang ada dalam museum tersebut. Apalagi di Lubuklinggau patut dibanggakan ada museum, yang menyimpan cerita dan benda sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” tukasnya.

 

TEKS           : SRI PRADES

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster